Raja dan Ratu Belanda ke Danau Toba

Cara Orang Batak Sambut Raja Belanda Willem Alexander Meski Desanya Pernah Dibakar Penjajah

Setelah melakukan sesi foto di Bukit Singgolom, Kabupaten Toba, Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima berkunjung ke Desa Siambat Dalan

Cara Orang Batak Sambut Raja Belanda Willem Alexander Meski Desanya Pernah Dibakar Penjajah

TRI BUN-MEDAN.COM - Setelah melakukan sesi foto di Bukit Singgolom, Kabupaten Toba, Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima berkunjung ke Desa Siambat Dalan yang berjarak sekitar 1 km dari lokasi awal, Kamis (12/3/2020).

Raja dan Ratu negeri kincir angin tersebut dikawal ketat pasukan pengamanan kepresidenan RI dan juga Belanda.

Pantauan wartawan www.tri bun-medan.com di Desa Siambat Dalan, Williem Alexander mengamati perkampungan yang dahulu pernah digempur Belanda.

Kampung ini dahulunya pernah dibakar.

Video Paspampres Ada di Semak-semak Amankan Kedatangan Raja Belanda Willem Alexander

Raja dan Ratu Belanda Pamer Kemesraan kepada Jurnalis di Danau Toba

Meski demikian, warga tak menyimpan dendam.

Mereka menyambut Raja Belanda Williem Alexander dan Ratu Maxima dengan Beras Sipir ni tondi.

Keduanya juga diulosi.

Kepada Raja Belanda, Menko Maritim dan Investas Luhut Binsar Panjaitan bercerita tentang arti silsilah (tarombo) pada orang Batak.

Keduanya juga sempat berbicara langsung dengan warga dan penenun ulos di sana.

Pamer Kemesraan

Raja Belanda Williem Alexander dan Ratu Maxima tiba pukul 10.22 WIB.

Mereka menikmati keindahan Danau Toba.

Bahkan 'pamer' kemesraan dengan awak jurnalis di sana.

Raja Belanda Williem Alexander dan Ratu Maxima mengabadikan momen ini dengan foto bersama.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved