Hebat! Donald Trump Dipaksa Manut Batasi Perangi Iran, Ini Sosoknya, Bukan Orang Sembarangan

Ulah ini datang dari sekumpulan orang yang bukan sembarangan di AS. Mereka menyatukan suara, dan membuat keputusan yang kemungkinan bikin Trump manut.

kolase/dok
Pemimpin Iran Ali Khamenei dan Presiden AS Donald Trump 

TRIBUN-MEDAN.com, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump agaknya harus banyak-banyak bersabar belakangan ini.

Ia harus menahan amarah dan nafsunya dalam hal serang-menyerang.

Ulah ini datang dari sekumpulan orang yang bukan sembarangan di AS.

Mereka menyatukan suara, dan membuat keputusan yang kemungkinan bikin Trump tahan nafsu.

Sekumpulan orang ini adalah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS.

Ya, mereka membuat suatu keputusan yang membuat Trump mau tidak mau harus manut. 

Trump dipaksa menurunkan intensitas perangnya terhadap Iran.

DPR menyetujui Resolusi Kekuatan Perang yang bertujuan membatasi kemampuan Presiden Donald Trump untuk mengomandoi perang melawan Iran, Rabu (11/3/2020).

Lebih lanjut, resolusi tersebut merupakan satu lagi teguran bagi Donald Trump atas keputusannya memerintahkan pembunuhan Jenderal Iran, Qassem Soleimani.

Diberitakan sebelumnya, Jenderal Qassem Soleimani tewas terbunuh dalam serangan pesawat tanpa awak awal Januari 2020 lalu.

Dikutip dari Al Jazeera, Senat akhirnya melakukan pengambilan suara di mana delapan anggota Partai Republik bergabung dengan Demokrat dalam mendukung resolusi kekuatan perang.

Langkah tersebut membuat Donald Trump harus mendapatkan persetujuan Kongres sebelum terlibat dalam aksi militer lebih lanjut terhadap Iran.

Foto Presiden Donald Trump Kembali ke Gedung Putih Langsung Menjadi Bahan Meme
Foto Presiden Donald Trump Kembali ke Gedung Putih Langsung Menjadi Bahan Meme (Twitter White House Photos @photowhitehouse)

Pembunuhan Soleimani

Sebelumnya, Donald Trump memerintahkan serangan yang menewaskan Kapala Pasukan Quds Elit Iran, Qassem Soleimani di bandara Baghdad pada 3 Januari 2020 lalu.

Akibat serangan tersebut, konflik Amerika Serikat dengan Iran memanas.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved