Sebanyak 34 Orang Indonesia Terinfeksi Virus Corona, Empat Orang Pulih
Hari ini ada penambahan sejumlah 7 pasien, dengan kondisi rata-rata tampak ringan sedang, semuanya adalah imported case
Sebanyak 34 Orang Indonesia Terinfeksi Virus Corona, Empat Orang Pulih
Puluhan warga Indonesia terinfeksi virus Corona di Indonesia, sehingga pemeriksaan suhu tubuh akan terus dilakukan agar bisa dilakukan deteksi dini penyebaran virus tersebut.
TRIBUN-MEDAN.com - Juru Bicara Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan, pasien yang terinfeksi virus Corona di Indonesia sudah mencapai 34 orang. Bahkan, satu orang dinyatakan meninggal dunia dan empat orang dinyatakan sembuh.
Kasus imported case mendominasi adanya Corona di Indonesia, yakni 19 kasus.
Orang dalam kategori ini diduga kuat tertular covid-19 ketika berada di luar negeri.
Pemerintah pun mengakui para pasien imported case itu sulit terdeteksi mengalami gejala virus corona ketika tiba di bandara.
Menurut Yurianto, hal tersebut terjadi karena mereka tidak mengalami demam tinggi sehingga lolos dari pemeriksaan thermal scanner, sebagaimana dilansir.
Sebelumnya, kabar warga Indonesia yang positif terkena virus corona telah disampaikan Presiden Presiden Joko Widodo, Senin (2/3/2020).
Terdapat dua orang dalam kasus baru yang muncul di Indonesia.
Kasus pertama adalah seorang perempuan berusia 31 tahun dan ibunya yang berusia 64 tahun untuk kasus kedua.
Mereka terkena virus setelah melakukan kontak dengan warga Jepang ketika berada di Indonesia.
• KABAR Terkini Virus Corona Global - 67 Ribu Sembuh dari 118 Ribu yang Terjangkit, 4 Ribuan Meninggal
• WARNING CORONA : Seorang Penderita Corona Meninggal Dunia, Pemerintah :Masuk RS Sudah Sakit Berat
Kini, tengah dilakukan perawatan medis di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta.
Terkait hal tersebut, pemerintah pun terus melakukan penelusuran terhadap aktivitas mereka.
Hingga akhirnya, ada dugaan virus Corona tersebar di lokasi yang sama saat kasus-1 melakukan kontak dekat dengan warga Jepang, di sebuah restoran di Jakarta Selatan.
Penelusuran dilakukan dengan metode klaster, seperti mencari orang-orang yang berada di lokasi sama.
Awalnya, pemerintah menelusuri dan mendapatkan 80 pengunjung serta orang yang berada di restoran pada 14 Februari 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/status-virus-corona-jadi-pandemi-global-who-sebut-alasan-lantaran-sudah-meningkat-13-kali-lipat.jpg)