Institut Bisnis IT&B Seminarkan Financial Freedom Blueprint, Pedoman Kebebasan Keuangan Mahasiswa
Institut Bisnis IT&B menggelar seminar bertajuk Financial Freedom Blueprint yang dibawakan oleh pakar investasi, Mr. Darmin
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Institut Bisnis IT&B menggelar seminar bertajuk Financial Freedom Blueprint yang dibawakan oleh pakar investasi, Mr. Darmin di Aula kampus IT&B, Sabtu (14/3/2020).
Managing Director IT&B, Agus Susanto, mengatakan, kegiatan seminar ini diperuntukkan bagi mahasiswa untuk lebih memahami mengenai keuangan dan investasi.
"Tujuan dari kegiatan ini adalah kita mengharapkan mahasiswa menjadi lebih paham terhadap permasalahan-permasalahan investasi dan tentunya lebih melek terhadap aspek keuangan," ujar Agus Susanto kepada Tribun Medan, Sabtu (14/3/2020).
Agus mengatakan, pada momentum seminar ini didatangkan langsung seorang ahli di bidangnya yakni Mr. Darmin untuk menyampaikan strategi-strategi tertentu dalam mencapai kebebasan finansial.
Hal ini juga menjadi ajang bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung dari pakarnya dengan melakukan diskusi untuk lebih memperjelas segala yang mereka pelajari dari buku maupun pada saat kuliah di dalam kelas.
"Selama ini mereka kan mungkin hanya belajar dari buku atau dari dalam kelas. Hari ini kita berharap, pertemuan secara langsung dengan pakarnya bisa membuat mereka lebih mendalami dan memahami mengenai strategi untuk mencapai kebebasan finansial," jelasnya.
Managing Director IT&B ini mengatakan bahwa antusiasme peserta dalam mengikuti seminar sangat tinggi.
Hal ini ia lihat dari antusiasme mahasiswa dalam bertanya terhadap apa yang disampaikan oleh pemateri.
"Antusiasme mahasiswa cukup tinggi ya, seperti yang kita lihat mereka semua aktif bertanya yang artinya mereka menyimak dengan baik apa yang disampaikan oleh pemateri," katanya.
Agus mengatakan, Institut IT&B sangat mendukung kebijakan baru Menteri Pendidikan yaitu mengenai Kampus Merdeka.
Ia berpendapat bahwa apa yang dimaksudkan Nadiem Makarim melalui kebijakan yang dibuat beriringan dengan apa yang diharapkan IT&B kepada mahasiswanya.
"Pada dasarnya kami mendukung kebijakan pemerintah berkaitan dengan Kampus Merdeka. Ke depan, kita akan memberikan kebebasan kepada mahasiswa kita untuk memilih yang disukai dan mendalaminya," tuturnya.
Selain akan memberi kebebasan kepada mahasiswa untuk memilih bidang yang disukai, Agus mengatakan, IT&B dalam menerapkan program Kampus Merdeka telah lebih dulu menambahkan program studinya.
Beberapa program studi yang ada di IT&B, menurutnya juga cukup unik dan jarang ada di Sumatera Utara.
"Kita punya lima prodi baru, kesemuanya memang kita arahkan untuk mahasiswa bagaimana agar saat keluar dari IT&B bisa menjadi enterpreneur yang andal. Beberapa prodi kita mungkin hanya KT&B yang memilikinya di Sumut ini seperti prodi Kewirausahaan, Perdagangan Internasional, Bisnis Jasa. Harapan kita, mahasiswa bisa bersikap lebih praktis dibanding sekadar teoritis," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mr-darmin-se.jpg)