Upaya Tangkal Corona di Sumut
Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Mahasiswa UNPAB Medan Kuliah Online Mulai Senin
Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Mulai Senin Mahasiswa Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan Kuliah Online
TRI BUN-MEDAN.com - Wabah virus Corona (Covid-19) semakin meluas di sejumlah provinsi di Indonesia, Presiden Joko Widodo memerintahkan Pemerintahan Daerah (Pemda) untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah maupun kampus, sebagai upaya mengantisipasi meluasnya virus corona.
Namun, di Medan sendiri baru terpantau satu universitas saja yang sudah mengambil sikap pemberhentian sementara proses belajar mengajar di kampus, yakni Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB).
Berdasarkan surat pemberitahuan perkuliahan yang beredar di sosial media menyebutkan, terdapat beberapa imbauan universitas yang tertuju bagi mahasiswa maupun tenaga pendidik (dosen).
Disebutkan bahwa proses belajar mengajar mulai Senin hingga Rabu tanggal 16 sampai 28 Maret 2020 (Pertemuan 5 dan 6) dilaksanakan secara online dengan memanfaatkan fasilitas media sosial, seperti WA, Email, Telegram ataupun dengan Memberikan Tugas pada mahasiswa.
Tertulis pula Bagi Dosen yang belum mencapai target pertemuan perkuliahan, dapat mengajukan kelas ganti dengan menggunakan metode E-leaning.
Selain itu, pihak kampus juga menghimbau untuk mentiadakan pelaksanaan field trip, kuliah umum, soft skill, kegiatan olahraga bersamaan pada tanggal tersebut.
Disebutkan pula Dekan dan Prodi agar membatasi pelaksanaan Seminar Pendidikan, dan Sidang Ujian Meja Hijau.
Seorang mahasiswa Pancabudi, Gadis Indah Puspita membenarkan hal tersebut.
Ia mengatakan pengumuman tersebut sudah disebar ke seluruh fakultas hingga program studi (prodi).
Ia pribadi menyambut baik kebijakan tersebut, sebab katanya kampus menjadi salah satu tempat berkumpul, sehingga tidak jarang kontak fisik sering terjadi.
"Saya menyambut baik kebijakan ini. Karena seperti yang diketahui Covid 19 ini kan sebelumnya dari isu 2 orang kemudian memuncak menjadi 69 orang dan terus bertambah sampai ada yang meninggal. Berarti secara tidak langsung bisa disebut bahwa kita terlalu santai, kurang tanggap dengan penyebaran virus, eh, ternyata sudah menyebar," katanya, Minggu (15/3/2020)
Mahasiswi jurusan akuntansi tersebut mengatakan pihak kampus sudah tepat memberlakukan kebijakan tersebut. Selain itu, katanya para dosen juga diwajibkan tetap mengajar atau memberi tugas secara online.
"Hal ini bagus, dengan diadakan kebijakan libur perkuliahan dan di gantikan kuliah online, yang nantinya akan membuat masyarakat awam lebih berfikir dan waspada lagi terhadap covid 19 ini," katanya.
Ia mengatakan untuk pelaksanaan perkuliahan setelah tanggal 28 Maret 2020 akan diinformasikan kembali oleh pihak kampus, namun ia mengatakan mahasiswa dipastikan tetap belajar sebab dosen tetap memberikan tugas.
"Saya harap kampus atau sekolah lain juga buat kebijakan yang sama supaya meminimalisir kegiatan di luar rumah. Lagi pula tidak datang ke kampus , bukan berarti libur tugas kuliah kan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kuliah-online-unpab.jpg)