Breaking News

Coba Kelabui Polantas, Penumpang di Atap Bus Ditutupi Pakai Terpal

Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Tanah Karo, menggelar patroli wisata di beberapa titik di wilayah Berastagi, Minggu (15/3/2020).

Tayang:
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Juang Naibaho
Tribun Medan
Bus lintas Medan-Berastagi, kedapatan membawa penumpang di atap bus. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.com, BERASTAGI - Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Tanah Karo, menggelar patroli wisata di beberapa titik di wilayah Berastagi, Minggu (15/3/2020).

Salah satu titik patroli dan menjadi atensi rawan kemacetan, berada di Jalan Jamin Ginting, tepatnya di kawasan Penatapan, Berastagi.

Amatan www.tri bun-medan.com, patroli yang langsung dipimpin oleh Kasat Lantas Polres Tanah Karo Iptu Agus Ita Lestari Ginting, berfokus pada kelancaran arus lalu lintas baik dari arah Medan, maupun sebaliknya.

Seperti diketahui, di kawasan tersebut sering terjadi kepadatan kendaraan dikarenakan banyak pengendara yang masuk dan keluar tempat-tempat kuliner tersebut.

"Dikarenakan wilayah kita merupakan lokasi tujuan wisata, maka setiap minggu kita lakukan Pam pariwisata di beberapa lokasi untuk melancarkan arus lalu lintas," ujar Agus Ita.

Tak hanya itu, Agus Ita juga terlihat memberhentikan dua bus lintas Medan-Berastagi.

Pasalnya, kedua bus tersebut kedapatan membawa penumpang di atas atap bus. Bahkan, untuk mengelabui petugas, penumpang tersebut terlihat ditutup menggunakan terpal.

Ia mengungkapkan, tindakan tersebut tentunya melanggar peraturan dan dapat membahayakan penumpang yang ada di atas atap tersebut.

Pasalnya, jika nantinya pengemudi melakukan rem secara mendadak, maka akan dapat membuat penumpang tersebut kehilangan keseimbangan.

"Memang kita lihat masih ada beberapa bus yang masih nakal, itu jelas melanggar peraturan dan membahayakan penumpang, yang dapat menimbulkan korban luka maupun jiwa, baik saat rem mendadak ataupun kendaraan oleng," katanya.

Mendapati dua bus yang masih nakal tersebut, dirinya lantas memerintahkan agar penumpang yang berada di atas untuk turun lalu masuk ke dalam bus.

Ia menyebutkan, saat ini pihaknya hanya memberikan peringatan, namun jika nantinya kembali ditemukan hal serupa akan dilakukan tindakan tegas.

Perwira dengan lambang dua balok emas di pundaknya itu mengimbau kepada pengendara, khususnya angkutan umum, agar tidak ada yang menaikkan penumpang di atas atap.

Agus Ita mengajak seluruh pengendara untuk mementingkan keselamatan, dan menjadikan hal tersebut sebagai kebutuhan.

(cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved