Penelitian di China Sebut Trenggiling Inang Perantara Virus Corona
Umat manusia mungkin selama ini tidak peduli pada perdagangan ilegal hewan trenggiling yang mengancam keberadaan mereka sebagai satwa liar di bumi.
Menurut penelitian, konsumsi hewan liar meningkatkan risiko timbulnya penyakit zoonis.
Beberapa wabah global sebelumnya juga berasal dari konsumsi hewan liar. Wabah itu di antaranya adalah sindrom pernapasan akut yang parah (SARS) dengan tingkat kematian 50 persen tergantung pada kelompok umur dan corona virus sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS-CoV) yang membunuh lebih dari 37 persen orang yang terinfeksi.
Virus nipah yang menyerang peternak babi di Negri Sembilan pada 1990-an dan membunuh sekitar 50 sampai 70 persen orang yang terinfeksi juga merupakan virus yang bernama paramyxovirus yang ditampung oleh kelelawar buah. (kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/trenggiling_20180131_140621.jpg)