Amerika Serikat Dikabarkan Berusaha Kuasai Vaksin Virus Corona Secara Eksklusif
Dilansir AFP Senin (16/3/2020), sejumlah negara di dunia ramai-ramai melakukan lockdown dan larangan masuk untuk memutus rantai penyebaran.
Amerika Serikat Dikabarkan Berusaha Kuasai Vaksin Virus Corona Secara Eksklusif
TRIBUN-MEDAN.com - Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas menegaskan, hak paten penelitian untuk mengembangkan vaksin virus corona tidak dijual.
Dia merespons laporan Presiden AS Donald Trump berniat membeli akses eksklusif vaksin yang saat ini tengah dikembangkan perusahaan bioteknologi di sana.
Saat ini, ilmuwan tengah mengembangkan vaksin untuk melumpuhkan virus corona, yang telah membunuh 6.500 dan menjangkiti 169.000 di seluruh dunia.
Dilansir AFP Senin (16/3/2020), sejumlah negara di dunia ramai-ramai melakukan lockdown dan larangan masuk untuk memutus rantai penyebaran.
"Ilmuwan kami memainkan peranan penting dalam obat-obatan dan pengembangan vaksin. Kami tak bisa membiarkan yang lain melihatnya secara eksklusif," ujar Maas kepada Funke.
• Bukannya Gembira, Warga Desa Resah setelah Ribuan Ikan Terdampar ke Pantai, Ini Pemicunya
• HEBOH Ikan Berbagai Jenis Terdampar di Pantai, Pertanda Apa?
Mengutip sumber internal pemerintahan, harian Die Welt mempublikasikan laporan bahwa Trump menawarkan "miliaran dollar AS" kepada CureVac.
Presiden 73 tahun tersebut meminta agar hak paten penelian terhadap vaksin virus corona hanya diberikan kepada Negeri "Uncle Sam".
"Jerman tidak dijual," tegas Menteri Ekonomi Peter Altmaier kepada ARD Minggu (15/3/2020), sebagai tanggapan atas laporan itu.
Menteri Dalam Negeri Horst Seehofer dalam konferensi pers diberondong pertanyaan apakah pemerintah bakal mengupayakan jalur hukum jika isu itu benar.
Seehofer menjawab, dia sudah menerima laporan sejenis dari sejumlah pihak, dan bakal mendiskusikan kebijakan yang mereka ambil dengan komite krisis.
Sementara CureVac dalam keterangan tertulisnya menyatakan, mereka tidak akan berkomentar. Meski begitu, Namun, mereka menolak laporan itu.
• RS Putri Hijau Siagakan Tenda Isolasi Suspect COVID-19, Ini Kesiapan dan Peralatannya
• RSUD Dr Pirngadi Terima Sertifikasi Akreditasi Layak Pendidikan Mahasiswa Fakultas Kedokteran
Tuai tanggapan
Laporan bahwa Trump berniat membeli akses penelitian vaksin virus corona di CureVac tak pelak memantik berbagai tanggapan di Berlin.
"Kerja sama internasional sangat penting sekarang. Jangan sampai dikaburkan kepentingan pribadi," jelas Erwin Rueddel, anggota komite kesehatan parlemen Jerman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kisah-para-pasien-yang-sembuh-dari-serangan-virus-corona-yang-terpenting-tenang-dan-jangan-panik.jpg)