Bocah Kelas 2 SD Nyaris Diculik, Polsek Siantar Marihat Masih Lakukan Penyelidikan

Kapolsek Siantar Marihat, AKP Bilmar Limbong melalui Kanit Reskrim Ipda Ponijan membenarkan adanya kabar upaya penculikan anak di wilayah hukumnya.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/Alija Magribi
Haibon Siahaan bersama anaknya, yang nyaris diculik pada Sabtu (14/3/2020) kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, PEMATANGSIANTAR - Kapolsek Siantar Marihat, AKP Bilmar Limbong melalui Kanit Reskrim Ipda Ponijan membenarkan adanya kabar upaya penculikan anak di wilayah hukumnya.

Ia mengatakan kepolisian tengah mengusut kasus ini yang dikabarkan terjadi di Jalan Bah Kora II, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut), pada Sabtu (14/3/2020) lalu.

"Sudah kita cek TKP-nya, cuma laporan masih mau kita buatkan sembari mengumpulkan saksi-saksi setempat untuk dimintai keterangan. Masih dalam penyelidikan kami saat ini," kata Ponijan.

Lurah Sukaraja, Sabar Hutabarat, juga telah mengetahui peristiwa yang dialami warganya. Kata Sabar, peristiwa serupa sempat terjadi sekitar dua bulan lalu.

"Iya memang laporan peristiwa percobaan penculikan anak warga saya. Kita sudah temui orangtua dan melaporkan kepada pihak berwajib," kata Sabar.

Peristiwa penculikan terhadap Ag, bocah berusia delapan tahun, awalnya ramai dibagikan di akun Facebook.

Penuturan Ag, peristiwa tersebut berlangsung jauh dari kediamananya.

Kronologi

Ag yang duduk di bangku kelas II Sekolah Dasar (SD) menceritakan peristiwa yang dialami saat ditemui di kediamannya.

Ag, didampingi sang ayah Haibon Siahaan dan Lurah Sukaraja, Sabar Hutabarat, menyebut malam itu berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB, saat kejadian listrik sedang padam.

Waktu itu Ag berniat menemui ayahnya yang berada di luar, tak jauh dari rumahnya.

Di tengah jalan, Ag bertemu dengan empat orang yang tak dikenalinya.

"Awalnya aku ditanya kenal sama Indra, aku jalan aja. Terus tanganku ditangkap dimasukkan ke dalam mobil Avanza warna biru dan mulutku diperban." kata Ag.

Ag melanjutkan, dirinya berhasil kabur lewat pintu belakang mobil dan berlari ke area perladangan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved