TERKAIT Virus Corona, Amerika Serikat vs China, Hingga 3 Wartawan AS Diusir dari China

Terkait kasus virus Corona COVID-19, Pemerintah China Usir Wartawan AS yang Bekerja pada Tiga Media Ternama

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
channel YouTube RT
Tangkapan layar video viral yang memperlihatkan sejumlah petugas kesehatan China melepas masker mereka setelah dinyatakan aman dari wabah virus Corona COVID-19. 

Terkait wabah virus corona COVID-19,  Amerika Serikat dan China saling memperingatkan. 

Kementerian Luar Negeri China telah mencabut kredensial tiga wartawan Wall Street Journal setelah artikel yang dimuat di media itu, dinilai Pemerintah China, bersifat rasis.

Artikel itu  yang berjudul ”China is the Real Sick Man of Asia” (orang sakit Asia yang sebenarnya). 

PEMERINTAH China pada hari Rabu (18/3/2020) mengusir jurnalis Amerika Serikat yang bekerja untuk tiga surat kabar ternama, yakni New York Times, Washington Post, dan Wall Street Journal.

Pengusiran wartawan AS tersebut makin mengintensifkan pertarungan sengit di antara dua negara besar tersebut terkait dengan penyebaran virus korona (Covid-19) dan kebebasan pers.

Kementerian Luar Negeri China mengatakan, pengusiran wartawan AS itu merupakan balasan atas keputusan AS yang pada awal Maret 2020 menyatakan akan memangkas jumlah warga negara China yang diizinkan bekerja untuk kantor media China di AS.

Dari empat media milik Pemerintah China yang berkantor di AS dipangkas menjadi hanya 100 staf dari sebelumnya 160 staf.

Langkah tersebut diambil AS setelah China mengusir tiga koresponden Wall Street Journal, yakni dua warga AS dan seorang warga Australia, pada Februari lalu terkait dengan pemuatan laporan di Wall Street Journal yang berjudul ”China is the Real Sick Man of Asia” (orang sakit Asia yang sebenarnya).

Padahal ketiga koresponden itu tidak terlibat dalam penulisan berita tersebut.

China langsung mengecam tulisan Wall Street Journal itu sebagai hal yang rasis.

Oleh karena Wall Street Journal menolak untuk meminta maaf, Pemerintah China pun mencabut visa tiga wartawan harian itu di Beijing.

Wartawan Wall Street Journal lain yang telah habis visanya di China juga ditolak saat akan memperbarui visanya.

Pengumuman pengusiran wartawan AS tersebut muncul ketika kedua negara berselisih mengenai pandemi Covid-19 yang sangat berbahaya.

Presiden AS Donald Trump dengan tegas menyebut Covid-19 sebagai ”virus China”.

Sebaliknya, seorang pejabat senior di China menyatakan soal teori konspirasi keterlibatan AS atas merebaknya Covid-19 di China.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved