Jembatan Tanah Jawa Simalungun Ambruk Lagi, Ternyata Ini Penyebabnya
Jembatan penghubung antara Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar ambles lagi saat hujan
Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
"Kalau seperti ini terus, kan bahaya. Misalnya ada orang naik mobil melintas malam hari, terus tiba-tiba jembatan ambruk, apa enggak ngeri itu," katanya.
Senada disampaikan Deni, seorang pengendara yang kebetulan melintas di lokasi.
Katanya, sudah sepatutnya pemerintah membuat jembatan yang lebih bagus.

"Karena ini sudah bolak-balik ambruk, cobalah dicari solusinya.
Bagaimana membuat pondasi jembatan ini kuat," kata Deni.
Jika dibiarkan, sambungnya, maka amblesnya jembatan ini akan berdampak pada beragam sektor, khususnya sektor ekonomi.
"Kalau lah masyarakat ingin membawa hasil pertanian atau mau bekerja, kan terhambat dia," ungkap Deni.
Terpisah, Kapolsek Tanah Jawa, AKP Syamsul Baharuddin mengatakan amblesnya jembatan karena curah hujan yang begitu tinggi.
• Detik-detik 2 Pemuda Mabuk Terjun Bebas dari Jembatan dan Tewas Seketika
"Pasangan batu padas (beronjong) dan tanah di sekitar jembatan ini terkikis air, sehingga pada Jumat pukul 21.30 WIB kemarin ambruk lagi," ungkap Syamsul.
Ia mengatakan, begitu mendapat kabar tersebut, dirinya bersama sejumlah personel langsung turun ke lokasi.
Kemudian, petugas Unit Lalu Lintas berusaha melakukan pengalihan arus lalu lintas untuk roda empat dan roda enam yang melintas di lokasi.
"Untuk kenderaan roda dua dapat melintas dari simpang Pondok 8 melalui jembatan darurat yang dibuat oleh warga setempat, yang tak jauh dari jembatan bailey," katanya.
• Jembatan Berjulukan Titi Jodoh, Saksi Bisu Asmara Remaja Era 1990an di Kabupaten Batubara
Tanggungjawab Provinsi
Camat Tanah Jawa, Farolan Sidauruk mengatakan jembatan yang ambles ini merupakan tanggungjawab Dinas PUPR Provinsi Sumut.
Saat pertama kali ambruk, pihak Pemprov Sumut sudah meminta PTPN IV Tanah Jawa membangun sodetan.
Adapun sodetan itu dibangun di hulu sungai agar bisa mengalirkan air ke sungai lainnya, sehingga debit sungai yang mengalir di bawah jembatan bailey saat hujan deras, dapat terkendali.
• 3 Kecamatan di Padangsidimpuan Dilanda Banjir, Puluhan Rumah Terendam dan Jembatan Putus