Virus Corona

Saking Senangnya Ingin Pulang, Dokter Handoko Naik Taksi ke Rumah, Rasanya Lebih Enak Tahanan KPK

Handoko Gunawan sebelumnya menjadi pasien suspek virus corona (Covid-19) dan menjalani masa isolasi selama 14 hari.

istimewa/tribunnews.com
Dokter Spesialis Paru Handoko Gunawan pulang dari RSUP Persahabatan naik taksi setelah diisolasi 14 hari dan dinyatakan negatif Virus Corona, Selasa (24/3/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com  - Dokter Handoko Gunawan (80) merasa sangat senang karena sudah diperbolehkan pulang pada Selasa (24/3) sore.

Handoko Gunawan  sebelumnya menjadi pasien suspek virus corona (Covid-19) dan menjalani masa isolasi selama 14 hari.

Ia dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan (RSUP), Jakarta Timur.

Meski sempat mengalami demam tinggi dan sesak nafas, hasil pemeriksaan dokter Handoko Gunawan setelah menjalani 14 hari isolasi dan perawatan intensif menyatakan negatif virus Corona.

Dokter Handoko Gunawan negatif Virus Corona.

KABAR Terbaru Virus Corona di Indonesia: Muncul 107 Pasien Baru, 686 Kasus Tersebar di 24 Provinsi

Dokter Handoko berada di ruang isolasi RS Umum Persahabatan (RSUP)
Dokter Handoko berada di ruang isolasi RS Umum Persahabatan (RSUP) (facebook)

Penampakan Wisma Atlet yang Sudah Ditempati 75 Pasien Coronavirus Covid-19 dalam Menjalani Perawatan

Ridwan Kamil Sebut Ada 3 Kepala Daerah di Jabar yang Positif Covid-19, di Antaranya Bupati Cantik

Dokter spesialis penyakit paru RS Graha Kedoya berusia 80 tahun ini senang dengan hasil tersebut.

Kesenangannya diluapkan dengan langsung pulang ke rumahnya di kawasan Jelambar, Grogol, Petamburan, Jakarta Barat menaiki sebuah taksi.

Kepada Tribun dokter Handoko Gunawan menceritakan, dirinya memutuskan menaiki taksi karena tak sabar ingin tiba di rumah.

Jarak dari RSUP Jakarta Timur ke Jelambar, Jakarta Barat, cukup jauh.

Dokter Handoko tak ingin menunggu orang datang menjemputnya karena akan memakan waktu lama.

"Saya memutuskan naik taksi karena saking senangnya bisa pulang. Kebetulan saya tinggal di Jelambar, jadi makan waktu perjalanan lama kalau menunggu dijemput. Makanya saya pulang langsung saja naik taksi," ungkap dokter Handoko Gunawan kepada Tribun melalui saluran telepon, Selasa (24/3).

Dokter Handoko juga blak-blakan seputar dalam masa isolasi di rumah sakit yang ia rasakan tidak enak. 

Seperti bercanda, Handoko mengatakan, menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa jadi lebih enak dibandingkan hidup dalam isolasi karena suspect Virus Corona.

Setelah Covid-19 Kini Muncul Hantavirus, Wabah yang Disebabkan Tikus di Yunnan, 32 Orang Diisolasi

Warga China Kembali Panik Usai Virus Corona, Kini Muncul Hantavirus, 1 Orang Mati dan 32 Dites

dr. Handoko Gunawan, Sp.P
dr. Handoko Gunawan, Sp.P (Istimewa)

"Mungkin tahanan KPK lebih enak dari ini. Kita selama diisolasi. Terkurung, tidak enak. Saya di ruang isolasi hanya berdua dan tidak bisa keluar sama sekali," ujarnya.

Berikut petikan wawancara lengkap Tribun Network dengan dokter Handoko Gunawan.

Sumber: Warta kota
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved