Dampak Corona, Pelatda Persiapan Peparnas Dibubarkan Sementara, Atlet NPC Sumut Latihan di Rumah

Pengurus National Paralympic Committee (NPC) Sumatra Utara (Sumut) resmi membubarkan program Pemusatan Pelatihan Daerah (Pelatda)

TRIBUN MEDAN/HO
KETUA National Paralympic Committe (NPC) Sumatera Utara Alan Sastra Ginting 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengurus National Paralympic Committee (NPC) Sumatra Utara (Sumut) resmi membubarkan program Pemusatan Pelatihan Daerah (Pelatda) atlet terhitung mulai Rabu (25/3/2020) hingga batas waktu yang belum dipastikan.

Ketua NPC Sumut Alan Sastra Ginting mengatakan, keputusan ini diambil sebagai langkah pencegahan terhadap penyebaran wabah virus Corona di Sumut yang kini sudah masuk dalam status siaga darurat.

Selain itu, langkah ini juga diambil untuk mengantisipasi para atlet terjangkit Corona Virus Disease (Covid-19).

Dengan demikian, program Pelatda yang digelar sebagai persiapan menuju ajang terbesar antar atlet difabel se-Indonesia yakni Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2020, untuk sementara ditiadakan.

Namun kata Alan, bukan berarti para atlet berdiam diri.

Sebaliknya dia juga menginstruksikan agar para atlet tetap berlatih ringan dan menjaga kebugaran.

"Intinya, saya tegas sampaikan kepada atlet, kita bubarkan untuk sementara latihan di luar. Dalam arti kata dan dengan catatan para atlet tetap beraktivitas serta latihan ringan di rumah untuk menjaga kondisi saja,” ujar Alan, Kamis (26/3/2020).

Alan menjelaskan, keputusan ini diambil sudah berdasarkan pertimbangan yang matang terkait pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini.

Apalagi berdasarkan imbauan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), seluruh kegiatan dan aktivitas olahraga di lokasi keramaian wajib dihentikan hingga waktu yang tidak ditentukan.

“Makanya kita jangan sepele, meskipun dibilang hidup sehat dan atlet itu pasti sehat. Kita jangan lihat seperti itu. Imbauan ini terhadap seluruh cabang olahraga (cabor), jadi kita ikuti peraturan pemerintah dari pusat sampai daerah untuk latihan di rumah. Memang virus corona bisa sangat mengganggu karena menyangkut masalah nyawa juga," tegasnya.

Hantavirus Dianggap Lebih Berbahaya, Ini Perbedaannya dengan Virus Corona

Alan pun berharap situasi darurat akibat wabah virus corona yang tengah merebak ini bisa segera mereda.

Dengan demikian para atlet akan bisa kembali beraktivitas seperti biasa dan berlatih untuk persiapan berbagai event bergengsi baik tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

"Yang penting dengan kebijakan yang ada saat ini kita terhindar dari virus itu, dan tetap sehat. Itu yang saya bilang pada teman-teman (atlet Sumut)," pungkasnya.(can/tri bun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved