Rincian Data Covid-19 di Sumut per Kamis (23/3), Positif 9 Orang, PDP 71, ODP Melonjak Jadi 3.080

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara menyampaikan data terbaru tentang virus Corona atau Covid-19 di Sumatera Utara.

Editor: Juang Naibaho
Kolase (Shutterstock)
Ilustrasi 

TRI BUN-MEDAN.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara menyampaikan data terbaru tentang virus Corona atau Covid-19 di Sumatera Utara.

Berdasarkan data per Kamis (26/3/2020) pukul 17.00 WIB, pasien positif Covid-19 di Sumut berjumlah 9 orang. Satu di antaranya sudah meninggal pada 17 Maret lalu.

Informasi yang dihimpun Tribun, pasien yang baru diketahui positif Covid-19 berasal dari Kabupaten Deliserdang dan Dairi.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut Utara, Aris Yudhariansyah mengatakan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kini 71 orang, bertambah dari data sebelumnya 55 orang.

“Ada kenaikan (PDP) sekitar 22,5 persen, yang tersebar di lima kabupaten/kota di Sumatera Utara," ungkapnya saat live streaming update info terbaru Covid-19, Kamis (26/3/2020) petang.

Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) melonjak tajam, menjadi 3.080 orang. "Terjadi peningkatan sebesar 35,8 persen dari hari kemarin, yang jumlahnya sebanyak 1.976," lanjutnya.

Dikatakan Aris, penyebaran Orang Dalam Pemantauan (ODP) terbanyak berada di wilayah Kabupaten Deliserdang. Sedangkan urutan kedua ODP terbesar adalah Kota Medan.

Terpisah, Dinas Kesehatan Kabupaten Deliserdang mencatat kini ada satu orang lagi yang dinyatakan positif.

"Ya benar bertambah lagi. Total yang positif ada dua warga Deliserdang," ujar Kadis Kesehatan Deliserdang, dr Ade Budi Krista, Kamis (26/3/2020) malam.

Selain penambahan pasien positif Covid-19, jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) di Kabupaten Deliserdang juga mengalami peningkatan.

Dari data yang dihimpun di posko Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Deliserdang,status ODP mencapai 750 orang.

Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 3 orang, yang kini dirawat di rumah sakit Adam Malik dan RSUD Deliserdang.

Juru bicara Pemkab Deliserdang, Haris Binar Ginting menambahkan dalam kasus penanganan dan pencegahan Covid-19 ini semua lapisan harus bisa sama-sama mendukung.

Ini adalah persoalan kemanusiaan sehingga wajar jika Pemkab meminta agar rumah sakit swasta ikut berpartisipasi menyiapkan ruang isolasi.

"Saat ini enggak ada cerita swasta atau pemerintah, semua harus sama-sama mendukung. Kita sekarang ini harus bisa bersama-sama karena ada musuh bersama Covid 19.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved