ASEAN Para Games Ditunda, Atlet Sumut Tinggalkan Pelatnas di Solo
Kementerian Pemuda dan Olahraga mengintruksikan kepada NPC Indonesia untuk memulangkan para atlet yang telah berlatih di Solo sejak Mei 2019.
TRIBUN-MEDAN.com - ASEAN Para Games Filipina 2020, ajang olahraga antar atlet difabel se-Asia Tenggara yang semula bakal digelar 20-28 Maret ini terpaksa diundur menjadi 3-9 Oktober.
Ketua NPC Sumut Alan Sastra Ginting mengatakan, para atlet yang mengikuti Pemusatan Pelatihan Nasional para atlet National Paralympic Committee (NPC) di Surakarta, Jawa Tengah, pun dikembalikan ke daerah asal.
"ASEAN Para Games Ditunda hingga Oktober, sedangkan Olimpiade di Jepang juga diundur jadi tahun 2021," ujarnya, Kamis (26/3/2020).
Menurut Alan, Kementerian Pemuda dan Olahraga menginstruksikan kepada NPC Indonesia untuk memulangkan para atlet yang telah berlatih di Solo sejak Mei 2019.
NPC Indonesia pun memulangkan 269 atlet pelatnas termasuk 24 diantaranya yang merupakan atlet asal Sumatra Utara. Para atlet NPC Sumut pun telah tiba di Medan sejak Rabu (25/2/2020).
Pemulangan atlet Pelatnas APG tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19.
"24 atlet semua sudah turun (pulang). Perintah Kemenpora agar diliburkan dan dirumahkan semua atlet. Hari ini sudah dipulangkan semua atlet di Solo yang ikut pelatnas. Karena sudah perintah dari Kemenpora," terangnya.
Alan menilai langkah pembubaran pelatnas untuk sementara waktu merupakan keputusan yang tepat.
Selain melihat kondisi saat ini yang tengah siaga wabah virus corona, dengan berlatih di rumah para atlet akan bisa terhindar dari paparan virus tersebut.
"Jadi untuk sementara para atlet berlatih di rumah masing-masing. Saya juga instruksikan jaga kondisi fisik dan kebugaran selama latihan di rumah," pungkas peraih dua medali emas ASEAN Para Games 2017 di Malaysia ini. (can)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/atlet-npc-sumut.jpg)