Usai Bakar Rumah Orangtua dan Adik Kandung, Agus Duduk Nonton Kebakaran

Kebakaran menghanguskan dua rumah di Jalan Harapan, Dusun V, Gang Kasirin, Desa Pujimulyo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.

TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso
RUMAH DIBAKAR - Suasana dua rumah terbakar di Jalan Harapan, Dusun V, Gang Kasirin, Desa Pujimulyo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (18/4). Rumah ini dibakar oleh Agus yang membakar rumah orang tua dan adik kandungnya. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kebakaran menghanguskan dua rumah di Jalan Harapan, Dusun V, Gang Kasirin, Desa Pujimulyo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (18/4). Rumah terbakar bukan akibat korsleting listrik atau gas meledak seperti biasanya. Rumah bergandengan yang ditinggali sepasang wanita dan laki-laki lanjut usia (Lansia) serta rumah Yani dibakar oleh anaknya sendiri bernama Agus. Yani merupakan adik kandung pelaku.

Yani mengatakan, begitu abangnya membakar bantal dan kasur di kamar kedua orangtuanya, ia keluar.

Bukannya kabur, Agus malah duduk beberapa meter di depan rumah sambil menonton api membakar kedua rumah tanpa rasa bersalah. "Sudah siap dibakar, dia duduk tenang di situ, di luar, di pinggir parit itu. Enggak lari, diam saja," kata Yani, Sabtu (18/4). "Sedangkan api sudah naik ke atas,"sambungnya.

Yani mengungkapkan bagaimana kebakaran terjadi akibat dibakar abang kandungnya yang diduga pecandu narkoba.  Awalnya, sekira pukul 09:30 WIB, Yani, anak, dan suaminya sedang berada di dalam rumah.

Rumah mereka dengan rumah kedua orangtuanya bergandengan, hanya berbatasan dinding. Tak lama kemudian, mereka melihat api disertai asap dari samping kiri rumah. Kemudian mereka langsung bergegas keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Begitu dilihat ke sumber api, berasal dari bantal dan kasur yang dibakar abang kandungnya sendiri bernama Agus. Kemudian api begitu cepat merembet sampai akhirnya membakar dua rumah sekaligus. "Dari rumah mamak, yang dibakar pakai bantal sama kasur sama Abang. Abang kandung saya," kata Yani.

Menurut Yani, abang kandungnya tersebut mengalami gangguan kejiwaan usai berpisah dengan istrinya. Lalu, ia juga diduga merupakan pecandu narkoba. Ditambah, menurut abangnya, mantan istrinya sudah menikah dengan pria lain karena diduga campur tangan ibu mereka.

Sehingga Agus emosi, mencari keberadaan ibu dan ayahnya yang sedang bekerja mencari barang bekas. Karena tak ketemu, ia langsung membakar rumah orang tuanya. "Mamak saya tidak ada menikahkan bininya. Katanya bininya dinikahi lagi sama orang di ujung sana, mama yang nikahkan. Tapi enggak ada. Dia merekayasa," ungkapnya.

Baca juga: Suami Tembak Guru yang Diduga Selingkuhan Istri hingga Tewas, Istri Buat Pengakuan sebagai Pelaku

Dalami Motif Pelaku

PIHAK Polsek Medan Sunggal menyatakan telah menangkap Agus, pelaku pembakaran dua rumah. Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Yunus Tarigan mengatakan, pihaknya langsung bergerak ke lokasi, begitu mendapat informasi adanya kebakaran.

Kemudian, mereka langsung menangkap Agus, yang merupakan pelaku pembakaran. Agus, membakar dua rumah milik kedua orangtuanya, dan adik kandungnya hingga ludes. Saat ini Polisi masih mendalami motif pasti terduga pecandu narkoba membakar rumah.

"Setelah melakukan interogasi terhadap saksi-saksi di lokasi. Kemudian personel Polsek Sunggal langsung mengamankan pelaku terduga pembakaran ke Mako Polsek Sunggal,"kata Yunus Tarigan, Sabtu (18/4). (cr25/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved