Travel Sumut

Sungai Dua Rasa di Deliserdang, Suhu Air Berbeda dalam Satu Aliran Sungai

Sumatera Utara tidak ada habis-habisnya untuk menyajikan tempat objek wisata yang terletak di beberapa daerah.

TRIBUN MEDAN/M ANIL
SUNGAI Dua Rasa di Negri Gugung, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, yang memiliki suhu air yang berbeda dalam satu aliran. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Sumatera Utara tidak ada habis-habisnya untuk menyajikan tempat objek wisata yang terletak di beberapa daerah.

Salah satunya adalah objek wisata yang bernama Sungai Dua Rasa yang terletak di Negri Gugung, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Mungkin banyak wisatawan yang bertanya-tanya apa benar memiliki dua rasa?

Sebenarnya tidak sama sekali.

Aliran air dari dua sumber yang berbeda, dan ditambah suhu yang berbeda pula yang membuat  sungai ini dinamai Sungai Dua Rasa oleh warga sekitar.

Sisi kiri dan kanan dari Sungai Dua Rasa ini memang memiliki pemandangan yang berbeda.

Menurut informasi dari salah satu warga, sumber air panas yang berasal dari Air Terjun Sampuren Putih menyatu dengan aliran Sungai Lau Suruway adalah penyebab mengapa terjadi perbedaan.

"Memang sudah lama sungai ini seperti ini airnya. Karena dua aliran menjadi satu, makanya ada sebagian sisi airnya dingin dan ada yang panas. Banyak sudah orang datang kesini. Mandi-mandi di sini. Pada heran semua sih," ucap Dedi warga sekitar, Jumat (27/3/2020).

Air Terjun Sampuren Lau Kulikap, Wisata Alam yang Menarik dan Asri di Sibolangit

Sehingga satu bagian sisi bersuhu panas dan satunya lagi bersuhu dingin walau berada di satu sungai.

Untuk menuju Sungai Dua Rasa wisatawan dapat menggunakan transportasi darat baik roda dua maupun roda empat.

Untuk menuju lokasi Sungai Dua Rasa ini, wisatawan harus bejalan kaki atau yang biasa yang disebut dengan tracking.

Sekitar 20 menit tracking, sungai pun mulai terlihat, semakin ke ujung sungai terlihat semakin cantik.

Selama tracking wisawatan akan di sungguhkan dengan pemandangan sekitar seperti sawah, pepohonan, bukit-bukit, dan hati-hati dengan tanah jalan yang licin.

Jadi, bagi anda wisatawan yang berasal dari Kota Medan, membutuhkan waktu sekitar dua jam hingga tiba di lokasi objek wisata ini. (cr23/tri bun-medan.com)

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved