Beri Tips Anti Bosan Bekerja dari Rumah, Mata Garuda LPDP Sumut Gelar Seminar Online

Bekerja dari rumah merupakan tindakan yang tepat di tengah merebaknya wabah Covid-19.

DragonImages
Ilustrasi bekerja dari rumah. 

TRIBUN-MEDAN.com - Bekerja dari rumah merupakan tindakan yang tepat di tengah merebaknya wabah Covid-19. Namun, pola kerja yang relatif baru bagi sebagian orang ini membawa tantangan.

Mata Garuda LPDP Sumut mengadakan seminar secara online bertemakan How to Stay Sane and Productive During Physical Distancing atau Cara Tetap Waras dan Produktif Selama Jarak Fisik, Minggu (29/2/2020).

Mata Garuda merupakan wadah bagi keluarga besar alumni dan awardee beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) RI.

Kepala Divisi Akademik Mata Garuda Sumut Ilmi Fadhilah Rizky menuturkan bahwa seminar ini berangkat dari keresahannya yang menjadi cepat bosan dan kurang produktif selama bekerja dari rumah.

"Lama kelaman, kok sepertinya mood bekerja dan belajar jadi kurang bagus, segala tugas jadi terkendala, dan cenderung jadi mudah bosan. Tidak fokus dan malah jadi kurang produktif," ungkapnya.

Seminar online yang diikuti oleh 220 peserta ini menghadirkan tiga narasumber dengan tema yang berbeda yaitu psikolog klinis Pingkan Rumondor, dosen Psikologi Sofiah Mawaddah, dan psikolog pendidikan Nuurul Ilaahi.

Psikolog Klinis, Pingkan Rumondor menjelaskan physical distancing dapat menyenangkan bagi sebagian orang, namun bisa menimbulkan perasaan tidak nyaman.

"Berada dalam kondisi physical distancing berarti menyambut rutinitas baru, yang berbeda dengan hari-hari biasa. Biasanya bekerja di kantor, saat ini bekerja di rumah.

Kondisi ini bisa jadi menyenangkan bagi sebagian orang, tapi bisa juga menjadi momok bagi orang lain. Saat-saat penuh ketidakpastian seperti ini bisa memunculkan perasaan yang tidak nyaman. Tapi kita diharapkan untuk tetap produktif," ujar Pingkan.

Pingkan menganjurkan agar kita membuat rencana serta menetapkan tujuan pada malam atau pagi hari sebelum berkegiatan dengan menyesuaikan dengan kondisi saat ini.

"Situasi wabah ini memang membuat ritme kehidupan jadi berbeda. Jadi, sesuaikan rencana dan tujuan anda dengan kondisi saat ini," tuturnya.

Pingkan menjelaskan bahwa dalam menetapkan rencana dan tujuan, usahakan membuat agenda jadwal mirip seperti hari kerja biasa.

"Contohnya, jika kantor Anda menetapkan kebijakan bekerja di rumah, maka rencanakan hari Anda mirip seperti hari kerja biasa. Misalnya ada waktu mandi dan bersiap-siap, waktu kerja, makan siang, dan istirahat. Bonusnya yaitu anda akan punya waktu luang. Waktu yang biasa Anda pakai di jalan, bisa digunakan untuk tujuan tertentu," jelas Pingkan.

Setelah tujuan sudah terlaksanakan, seseorang dapat melakukan agenda me time yang disukai.

"Setelah berhasil mencapai tujuan harian Anda, jadwalkan waktu me-time untuk melakukan hal yang Anda sukai. Jika masih ada rencana yang belum terselesaikan, simpan untuk besok. Physical distancing bukan berarti memutus kontak sama sekali dengan dunia luar. Jadwalkan juga "makan siang" bersama kawan Anda lewat video call, tidak lupa telepon orangtua atau keluarga anda secara berkala," ujar Pingkan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved