Travel Simalungun
Air Terjun Bah Biak, Suguhkan Panorama Indah yang Sudah Ada Sejak Zaman Belanda
Air Terjun Bah Biak sudah ada sejak zjaman Belanda, dan air terjun ini diberikan untuk warga Sidamanik.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRI BUN-MEDAN.com, PEMATANG SIANTAR - Menyusuri wisata di Kecamatan Sidamanik tidak sekadar mendatangi kebun teh, dan pemandian Aek Manik saja.
Pasalnya, ada pesona dan pemandangan lain yang berada di tengah kebun teh Bah Butong yaitu Air Terjun Bah Biak di Kecamatan Sidamanik, Simalungun, Pematang Siantar, Sumatera Utara.
Untuk sampai ke Air Terjun Bah Biak, pengunjung akan melewati jalan yang naik turun sebelum sampai di parkiran yang berada di tengah kebun teh yang alami dan menyegarkan.
Dari lokasi parkiran, pengunjung akan berjalan kaki sekitar lima menit untuk tiba di air terjun.
Menurut salah seorang warga sekitar bernama Purba menjelaskan, bahwa Air Terjun Bah Biak sudah ada sejak zaman Belanda, dan air terjun ini diberikan untuk warga Sidamanik.
"Sudah lama ini air terjunnya. Dari zaman Belanda dulu hingga sampai sekarang inilah. Air terjun ini diperuntukkan untuk warga Sidamanik," ucap Purba, Rabu (1/4/2020).
Sambung Purba, air terjun ini mempunyai sejarah buat warga Sidamanik.
Dari lorong dan anak tangga menuju air terjun sudah ada sejak dulu.
• Air Terjun Bah Biak, Keindahan Tersembunyi di Balik Kebun Teh
"Anak tangga ini lebih kurang berjumlah 84 anak tangga disepanjang jalan menuju air terjun. Dan dipinggiran jalan ini ada pipa yang sudah berusia sangat tua. Ini pun sudah ada sejak jaman Belanda," ucap Purba.
Nah, begitu tiba di lokasi air terjun, pengunjung akan disuguhkan panorama indah, menyejukan mata, membuat nyaman, dan tentu membuat tidak sabar pengunjungnya untuk mencoba Air Terjun Bah Biak ini.
Jadi bagi anda yang ini mencoba berkunjung ke tempat ini, jangan lupa untuk mandi dan merasakan dinginnya air terjun ini.
Untuk fasilitas yang ada, pengunjung tidak perlu khawatir. Di tempat wisata ini terdapat fasilitas seperti, tempat istirahat atau pondok, musala, dan beberapa warung makanan.
Tiket masuk ke tempat wisata ini tergolong cukup murah. Setiap oranganya akan dipungut biaya sebesar Rp 5 ribu.(cr23/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bah-biak-simalungun-1.jpg)