Rachmad Hidayat Berharap Liga 2 Musim Ini Tidak Dibatalkan

Petinggi PSSI tak menampik jika masa darurat kesehatan diperpanjang di Indonesia setelah 2 29 Mei, maka kompetisi musim 2020 akan dihentikan.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pemain PSMS Medan Rachmad Hidayat (kanan) berusaha melewati kawalan pemain PS Polresta Deliserdang saat pertandingan uji coba di Stadion Teladan, Medan, Rabu (5/2/2020). PSMS Medan berhasil menang atas lawannya PS Polresta Deliserdang dengan skor 2-0. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 rencananya akan bergulir kembali 1 Juli mendatang. Namun, keraguan tentang kompetisi akan dilanjut pada masa masa itu menggantung di pikiran pecinta sepakbola Tanah Air.

Gelandang PSMS, Rachmad Hidayat berharap kompetisi musim ini tidak sampai dibatalkan.

"Jangan sampailah kompetisi ini berhenti. Semoga virus ini cepat selesai sehingga kompetisi berjalan seperti biasa dan pemain bisa berkumpul untuk latihan sama lagi. Makanya kita sama-sama perangi virus ini," katanya, Rabu (1/4/2020).

Dampak dari Virus Corona ini sangat berpengaruh terhadap semua orang. Kompetisi di Indonesia dihentikan sampai klub-klub diliburkan. Bahkan, dampaknya juga pemain hanya menerima gaji 25 persen saja selama kompetisi diliburkan.

Terkait hal ini, Rachmad tak mau banyak berkomentar. Apalagi keputusan tersebut berlaku untuk semua perserta Liga 1 dan Liga 2.

"Kalau soal gaji 25 persen, saya belum bisa kasih komentar. Kita tunggu saja pas gajian nanti. Jadi kalau untuk saat ini saya belum berani komen," pungkasnya.

Pekan lalu, kepada wartawan, petinggi PSSI dan PT. Liga Indonesia Baru (LIB) Cucu Somantri tak menampik jika terjadi perpanjangan masa darurat virus corona di Indonesia setelah 29 Mei, maka kompetisi musim 2020 akan dihentikan. (lam)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved