Kronologi Satu Keluarga Tewas dalam Septic Tank dengan Kedalaman 20 Meter, Basarnas Turun Tangan
Satu keluarga di Bondowoso tewas di dalam septic tank. Satu keluarga itu terdiri dari ayah, ibu dan satu anak.
Mendengar teriakan Walit, istrinya, Seniwati, lantas bergegas menghampiri sumber suara.
Saat itu kondisinya gelap.
"Lampunya tidak dihidupkan," kata Rudi.
Karena gelap, Seniwati ikut terperosok ke dalam septic tank.
Di dalam septic tank sedalam 20 meter, Walit dan Seniwati berteriak minta tolong pada anaknya, Anita.
Anita yang mendengar teriakan minta tolong ayah dan ibunya pun bergegas menghampiri.
Sama seperti Seniwati, Anita juga tak melihat lubang septic tank yang sudah menganga karena kondisi gelap.
Walhasil Anita juga ikut terperosok ke dalam septic tank sedalam 20 meter.
Menurut Rudi, nyawa ketigasnya tak diselamatkan.
“Ketiga orang itu meninggal dunia semua,” tambah Rudi.
Jasad ketigasnya dievakuasi oleh Basarnas Pos SAR Jember bekerjasama dengan BPDD dan Muspika Maesan.
Jasad yang pertama kali dievakuasi adalah Walit.
Lalu Seniwati dan Anita.
"Mereka sudah dalam keadaan meninggal," kata Rudi.
Jenazah korban berhasil dievakuasi pada pukul 08.26 WIB.
Tiga jenazah itu pun langsung divisum oleh Puskesmas Maesan.
“Itu murni karena kecelakaan,” pungkas dia. (*)
#Kronologi Satu Keluarga Tewas dalam Septic Tank dengan Kedalaman 20 Meter, Basarnas Turun Tangan
Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul "Dengar Teriakan Ayah, Satu Keluarga Tewas Terperosok ke Septic Tank Sedalam 20 Meter".