Breaking News:

Alami Kecelakaan, Wanita Wuhan Ini Terpaksa Transplantasi Kornea Babi, Penglihatannya Sekarang

Itu merupakan tingkat yang hampir sama dengan orang dengan penglihatan normal.

Liu Kunwei/China Daily
Huang Yuanzhen menjalani pemeriksaan penglihatan di rumah Rumah Sakit Wuhan Union, Wuhan, Hubei, pada 3 September 2019. 

TRI BUN-MEDAN.com - Apa jadinya penglihatan yang dipancarkan panca indra berasal dari kornea babi?

Wanita bernama Huang Yuanzhen dari China ini sudah membuktikannya.

Ia menjadi orang pertama penerima transplantasi kornea babi pertama di dunia.

Setelah menerima transplantasi atau cangkok kornea babi, Huang Yuanzhen dapat melihat kembali ke tingkat yang hampir normal, lapor Chutian Metroploitan Daily.

Melansir China Daily, kamis (5/9/2019), Huang menerima transplantasi di Rumah Sakit Wuhan Union pada 2010, dan pemeriksaan baru-baru ini menunjukkan bahwa penglihatan mata kanannya telah mencapai 0,5.

Itu merupakan tingkat yang hampir sama dengan orang dengan penglihatan normal.

KRONOLOGI Terjangkitnya Puluhan Dokter di RSUP Kariadi Covid-19, Berawal Terlambat Identifikasi

Mata kanan Huang terluka parah dalam kecelakaan pada tahun 2010.

Satu-satunya cara baginya untuk mendapatkan kembali penglihatan adalah transplantasi kornea.

Namun karena kurangnya donor kornea, Huang harus menunggu selama tiga bulan sebelum tersedia.

Untungnya, Rumah Sakit Wuhan Union sedang melakukan uji klinis untuk kornea bio-engineered.

BERLAKU MULAI LUSA Pendaftaran Kartu Prakerja II Dibuka, Siapkan Dokumen Anda Mulai Sekarang

Huang menerima transplantasi kornea babi.

Setelah operasi, visinya berangsur-angsur membaik.

Sekarang penglihatan mata kanannya telah mencapai 0,5, dibandingkan dengan 0,6 mata kirinya yang normal.

BERLAKU MULAI LUSA Pendaftaran Kartu Prakerja II Dibuka, Siapkan Dokumen Anda Mulai Sekarang

Huang Yuanzhen menjalani pemeriksaan penglihatan di Rumah Sakit Wuhan Union pada 3 September 2019.
Liu Kunwei/China Daily
Huang Yuanzhen menjalani pemeriksaan penglihatan di Rumah Sakit Wuhan Union pada 3 September 2019.

Huang berkata, "Saya sekarang dapat menyulam jarum dan membaca koran. Yang lebih penting, saya bisa menyaksikan cucu saya mengikuti ujian masuk perguruan tinggi nasional. Saya sangat senang."

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved