KISAH SERDA REBANI, Prajurit Marinir Bantai 3 Perwira Inggris saat Konfrontasi Indonesia-Malaysia

Di antara ke-delapan korban tewas itu ada tiga orang Perwira pasukan Inggris yakni, Mayor RM Haddow, Mayor R.H.D. Norman dan Mayor H.A.I. Thompson.

ist
Kunjungan Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (MAR) Buyung Lalana yang didampingi oleh Ketua PG Yala senastri Koprs Marinir, Andriana Buyung Lalana beserta para perwira staf Korps Marinir ke Yonif-8 

Di antara ke-delapan korban tewas itu ada tiga orang Perwira pasukan Inggris yakni, Mayor RM Haddow, Mayor R.H.D. Norman dan Mayor H.A.I. Thompson.

TRI BUN-MEDAN.com- Serda Rebani adalah pemimpin pasukan yang bertugas untuk menyerang pos pasukan Royal Malaysia Regiment berkomposit serdadu Inggris.

Saat konfrontasi Indonesia-Malaysia pada 1962-1966, Serda Rebani yang kala itu menjadi pasukan kusus Marinir mengemban tugas untuk melewati hutan belantara di Kalimantan.

Misi utama yang harus diselesaikannya menyerang pasukan Malaysia dan Inggris. Apalagi, dahulu negara-negara persemakmuran Inggris seperti Australia, Selandia Baru bersatu bantu Malaysia.

Sosok Ratna Sari Dewi Istri Tercantik Presiden Soekarno, Masih Awet Muda Pada Usia 78 Tahun

Pada peristiwa Kalabakan peran Serda Rebani begitu penting dalam menggempur pasukkan Malaysia.

Kalabakan adalah sebuah kawasan di distrik yang terletak di bagian barat distrik Tawau.

Jaraknya dari Kota Tawau adalah sekitar 100++ kilometer.

Saat ini, Kalabakan hanyalah sebuah kota terpencil yang tidak memiliki status kota.

Saat itu bulan Desember 1963, Peleton X yang merupakan satuan khusus KKO AL (sekarang Marinir) ditugaskan ke perbatasan Kalimantan Timur (Kaltim)-Sabah.

Peleton X tersebut bertugas dibawah Basis VI operasi A/Koti.

Lantas KKO ditugaskan untuk melakukan raid/serangan ke Sabah (Sandakan, Lahat Datu dan Sempurna).

Tim kemudian dibagi tiga kelompok kecil, sasaran pertama diserang oleh tim pimpinan Kopral Mar Sukibat dan Orajurit Mar Subroto.

Sasaran kedua akan diserang oleh pasukan pimpinan Serda Mar Rebani.

Sedangkan sasaran ketiga akan diserang oleh tim pimpinan Prajurit Mar Asmat.

Para personel KKO yang akan melaksanakan serangan ini memang sudah dibekali latihan jungle warfare dan berkualifikasi komando.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved