Peringati Hari Bumi, Relawan Eco Enzyme Indonesia Lakukan Aksi Cuci Parit Busuk
Aksi ini dilakukan untuk menggaungkan kepada masyarakat bahwa pada tanggal 22 April diperingati sebagai Hari Bumi.
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Memperingatu Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April, Relawan Eco Enzyme Indonesua (REEI) Medan nengadakan aksi mencuci parit busuk dengan cairan eco enzyme.
Aksi ini dilakukan di parit busuk di bawah jembatan Jalan Cemara Medan, Rabu (22/4/2020).
Sebanyak 30 relawan ikut serta dalam kegiatan puncak dari serangkaian kegiatan yang telah dilakukan sejak tanggal 19 April 2020 lalu.
Koordinator Relawan Eco Enzyme Indonesia sekaligus ketua Yayasan Budaya Hijau Indonesia, Bathara Surya mengatakan bahwa aksi ini dilakukan untuk menggaungkan kepada masyarakat bahwa pada tanggal 22 April diperingati sebagai Hari Bumi.
Momen ini dapat dijadikan sebagai momen waktu yang tepat untuk melakukan aksi nyata demi kelestarian bumi.
"Intinya sebenarnya bukan terletak pada kegiatannya, tapi pada bagaimana kita memaknai Hari Bumi itu sendiri. Bumi sudah menjadi tempat kita bernaung, menjadi rumah, kita harus bertanya apa yang sudah kita buat untuk bumi. Harapannya aksi kami ini bisa mengingatkan ke orang-orang bahwa hari ini hari bumi, dan kita harus hargai bumi sebagai tempat tinggal kita," ujar Bathara kepada Tri bun Medan, Rabu (22/4/2020).
Bathara mengatakan bahwa serangkaian kegiatan yang telah dilakukan oleh REEI bekerjasama dengan Yayasan Budaya Hijau Indonesia yakni melakukan penanaman bibit pohon produksi buah di sekitar Jalan Cemara selama tiga hari berturut-turut.
Pada hari ini, para relawan menuangkan sebanyak 300 liter cairan eco enzyme untuk membersihkan dan menghilangkan bau di parit.
"Ada beberapa hal yang bisa dilakukan dalam memaknai Hari Bumi ini, salah satunya adalah menanam pohon dan mengurangi perilaku yang bisa menimbulkan polusi," tambahnya.
• DAMPAK COVID-19, ASN Pemko Medan Dilarang Mudik, Sanksi jika Ketahuan TPP Dipotong
Pada relawan tampak antusias menuangkan cairan eco enzyme ke parit.
Kegiatan ini pun menyita perhatian warga yang tengah berbelanja di pasar Jalan Cemara.
Untuk kegiatan ke depan, berdasarkan keterangan Bathara REEI juga akan melakukan penyiraman eco enzyme dan penanaman pohon selama tujuh hari sebagai bentuk kegiatan lanjutan dan berkesinambungan.
"Nanti ke depannya selama tujuh hari kita akan adakan penyiraman eco enzyme yang dipanen dari kegiatan 25 kampung Kadin beberapa waktu lalu. Harapannya bisa memotivasi kita semua untuk lebih menjaga lingkungan," katanya.(cr14/tribun-medan.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/relawan-parit-busuk.jpg)