KABAR DUKA Dokter Tim PSMS Medan dr Marah Ganti Siregar Tutup Usia, Dimakamkan di Sei Batugingging
Setelah disholatkan, almarhum dr Marah Ganti Siregar langsung dikebumikan di pemakaman umum TPU Sei Batugingging
Penulis: Chandra Simarmata | Editor: Salomo Tarigan
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN -
Kabar duka datang dari dunia olahraga.
Pembina kesehatan olahraga yaitu dokter Tim PSMS Medan saat menjadi jawara di era Perserikatan 1983 dan 1985, dr Marah Ganti Siregar SpPA (87) meninggal dunia pada hari Rabu (22/4/2020) dini hari pukul 00:50 WIB.
Sebelumnya, alm. dr Marah Ganti sempat menjalani perawatan di ruang ICU Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU).
• DINYATAKAN POSITIF COVID-19 Anggota Polisi IPDA DH dan IPDA LM, Inilah Hasil Rapid Test Tadi Malam
Kabar duka ini disampaikan langsung anak kandung dr Marah Ganti, yaitu Prof M Fidel Ganis Siregar. Prof Fidel yang juga Wakil Rektor 2 USU serta Exco Asprov PSSI Sumut bidang pembinaan usia dini, menyampaikan wafatnya almarhum setelah melalui perawatan panjang.
Setelah disholatkan di Masjid Dakwah USU, almarhum dr Marah Ganti Siregar langsung dikebumikan di pemakaman umum TPU Sei Batugingging, Rabu (22/04/2020) usai sholat zuhur.
Ratusan pentakziah turut hadir ke rumah duka di komplek USU Jalan Dr Sumarsono, namun tetap terlihat menjaga physical distancing. Turut hadir Rektor USU Prof Runtung, jajaran para Wakil Rektor (WR( di antara WR III Mahyuddin Nasution, WR IV Prof Bustami Syam dan WR V Luhut Sihombing.
Kemudian Dekan FK USU Aldi Syafruddin Rambe, Dekan FISIP Muryanto Amin, serta Direktur Utama RS USU Dr dr Syah Mirsya Warli, dan Ketua IDI Sumut dr Edy Ardiansyah.
Dari dunia olahraga hadir mantan Ketua Umum PSSI yang kini duduk sebagai legislator di DPR RI Prof Djohar Arifin Husin, Ketua Umum KONI Sumut Jhon Ismadi Lubis dan beberapa pengurus di antaranya Hj Dahliana dan Muhammad Zeinizen.
Turut hadir dari Asprov PSSI Sumut, Sekum Fityan Hamdi dan jajaran pengurus di antaranya Muhammad, Ernita Daulay, Sekum PSMS Julius Raja, para pembina PS Keluarga USU, jajaran pelatih sepakbola serta jiran tetangga dan civitas akademia USU.
"Konsistensi almarhum dalam membina olahraga dan kesehatan olahraga sangat diperlukan untuk penilaian atlet khususnya untuk berbagai event," kata John Ismadi Lubis.
Sementara itu, Rektor USU Prof Runtung Sitepu mengatakan USU sangat kehilangan tokoh yang berdedikasi. "Saya berharap para generasi muda bisa meneladani beliau (Dr Marah Ganti)," ujarnya.
Sebelumnya Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi juga sempat hadir langsung menjenguk dr Marah Ganti, saat masih menjalani perawatan di ruang ICU RS USU, Jumat (17/4/2020).
Kunjungan tersebut tidak diduga sebelumnya oleh anak kandung dr Marah Ganti, yaitu Prof Fidel Ganis Siregar. Kunjungan itu dilakukan Edy itu di sela-sela peresmian laboratorium untuk melakukan uji polymerase chain reaction (PCR) di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (USU).
Sekadar Informasi, dr Marah Ganti Siregar, merupakan seorang dokter yang juga lulusan angkatan pertama Fakultas Kedokteran USU tahun 1952.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dr-marah-ganti-siregar.jpg)