News Video
Suasana Salat Tarawih Hari Pertama Ramadan 1441 H di Masjid Raya Al Mashun Medan
Menjalani ibadah Ramadan di tengah pandemi Virus Corona saat ini menjadi tantangan bagi Muslim di seluruh dunia
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Hendrik Naipospos
TRI BUN-MEDAN.COM - Menjalani ibadah Ramadan 1441 H di tengah pandemi Virus Corona saat ini menjadi tantangan bagi Muslim di seluruh dunia.
Kemeriahan Ramadan pastilah berkurang menyusul pembatasan kegiatan yang berkerumun untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Pantauan wartawan www.tri bun-medan.com di Masjid Raya Al Mashun Medan, meski dibayangi ketakutan warga masih melakukan salat tarawih.
Beberapa jemaah menggunakan masker.
Ada juga yang mengabaikan, padahal pemerintah sudah meminta warga wajib menggunakan masker apabila keluar rumah.
Tonton video:
Protokol pencegahan penyebaran Covid-19 dilakukan di areal masjid.
Sebelum masuk, jemaah yang hadir harus melewati bilik disinfektan.
Kemudian mencuci tangan.
Syekh Ali Jaber menangis
Ulama ternama Syekh Ali Jaber menangis karena wabah Covid-19 yang membuat umat Islam beribadah di rumah dan tidak bisa mudik.
Termasuk dirinya yang tak bisa ke Arab Saudi saat bulan suci Ramadan.
Sambil terisak, dia mengungkapkan curahan hatinya terhadap orang yang masih keras kepala, tidak menaati aturan pemerintah untuk mencegah penyebaran Virus Corona.
”Saya merasa sedih karena tidak bisa salat tarawih, saya menangis karena tidak bisa mudik. Saya merasa terluka hati saya karena tidak bisa Jumatan,” ujar Syekh Ali di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (21/4/2020).
Sambil menyeka air mata, ulama kelahiran Madinah, 44 tahun lalu itu meminta umat Islam tetap patuh beribadah dari rumah.