Breaking News:

Ramadhan 2020

HALUA, Manisan Khas Melayu Langkat di Momen Lebaran

Pada momen bulan Ramadan, salah satu menu yang banyak diminati masyarakat adalah Halua.

Tribun Medan/HO
Manisan Halua yang umum ditemukan saat bulan Ramadan. Manisan khas Melayu Langkat ini biasanya disuguhkan bagi tamu yang berkunjung saat hari raya. 

TRI BUN-MEDAN.com,MEDAN - Pada momen bulan Ramadan, salah satu menu yang banyak diminati masyarakat adalah Halua.

Manisan khas Melayu Langkat ini biasanya disuguhkan bagi tamu yang berkunjung saat hari raya.

Salah satu penjual Halua, Baby mengatakan Halua merupakan manisan yang terdiri dari berbagai sayuran dan buah-buahan.

Buah-buahan ini juga dipotong sedemikian rupa sehingga tampilannya lebih menarik.

"Halua merupakan manisan berbahan baku buah dan sayur. Adapun jenis buah dan sayur yang digunakan terdiri buah renda, buah kundur, buah asam gelugur, cabai merah batang atau daun pepaya, bunga pepaya, buah pepaya, buah pala belah, cekapung, wortel, kedondong, dan kolang kaling," ujarnya Kamis (7/5/2020).

Kata Baby, proses pembuatan Halua ini bisa berlangsung hingga dua minggu.

Buah-buahan yang sudah dipotong kemudian dibersihkan lalu dicampur gula dan didiamkan hingga beberapa hari.

"Halua ini rasanya manis. Kebanyakan peminatnya orang tua sih. Kalau anak muda tidak terlalu banyak, biasanya orang beli juga untuk orang tua mereka," kata Baby.

Ia mengatakan Halua bisa bertahan hingga satu tahun.

Manisan ini ia jual per kotaknya dalam berbagai ukuran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved