INFEKSI MASSAL Covid-19, Seorang Pekerja Pabrik Tularkan Virus Corona kepada 533 Orang

Seorang pekerja pabrik disebut dilaporkan telah menularkan Covid-19 ke 533 orang.

Tayang:
Editor: Juang Naibaho
SCIENTIFICANIMATIONS.COM
Struktur Virus Corona 

TRI BUN-MEDAN.com - Presiden Ghana, Akufo-Addo, akhirnya angkat bicara terkait adanya seorang pekerja ikan yang menularkan virus corona kepada ratusan orang di negaranya.

"Sebanyak 533 orang terinfeksi hanya karena satu orang," kata Presiden Ghana, Akufo-Addo, dalam pernyataan yang disiarkan media nasional.

Addo tidak memberikan penjelasan bagaimana penyebaran itu terjadi, atau apakah pabrik ikan sudah menerapkan standar kesehatan yang berlaku.

Dia mengatakan, ke-533 orang, yang mewakili sekitar 11,3 persen total infeksi di sana, merupakan bagian dari 921 kasus sepanjang 26 April.

Kementerian kesehatan setempat menerangkan, infeksi massal itu terjadi di Tema, kota yang menghadap ke Samudera Atlantik.

Otoritas lokal menyatakan, melonjaknya kasus itu terjadi di industri pemrosesan ikan pada Jumat (8/5/2020) malam waktu setempat, tanpa menjabarkannya.

Seorang pekerja pabrik ikan di Ghana disebut menularkan Covid-19 ke 533 orang, memunculkan kekhawatiran kasus di sana bakal berkembang pesat.

Total seperti dilaporkan Daily Mirror Senin (11/5/2020), negara di kawasan Afrika Barat itu sudah melaporkan 4.700 kasus Covid-19.

Isak Tangis Pelayat Pastor Frietz Tambunan saat Almarhum akan Dimasukkan ke Peti Jenazah

Pemuda Nekat Bunuh Pemilik Warung karena Tak Mau Bayar Utang, Jasadnya Ditemukan Setengah Telanjang

Presiden Addo mengatakan, sebanyak 22 orang meninggal karena terpapar virus corona, dengan 494 penderita lainnya dinyatakan sembuh.

Dengan 160.501 tes yang dirampungkan, Addo mengklaim negaranya sudah menggelar tes per satu juta penduduk, terbanyak di seluruh Afrika.

"Implementasi untuk secara agresif mencari, memeriksa, dan merawat adalah cara terbaik untuk memangkas virus ini," tegas Addo.

Pada kesempatan tersebut, dia mengumumkan perpanjangan durasi larangan berkumpul hingga akhir Mei, dengan sekolah dan kampus masih ditutup.

Addo memutuskan melunakkan lockdown di dua kota besar, Accra dan Kumasi, pada 19 April karena dikhawatirkan bakal berdampak pada ekonomi negara.

Update Data Global

Sementara itu, penyebaran Covid-19 di dunia hingga saat ini belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved