Startegi Jitu Ala Gubernur Bali Wayan Koster Memerangi Covid-19, Optimis Menjadi Daerah Bebas Virus
Provinsi Bali direncanakan bakal menjadi daerah satu-satu di Indonesia yang terbebas dari Virus Corona sebab Gubernur Bali Wayan Koster
TRI BUN-MEDAN.com- Provinsi Bali direncanakan bakal menjadi daerah satu-satu di Indonesia yang terbebas dari Virus Corona sebab Gubernur Bali Wayan Koster telah menyiapkan berbagai strategi.
Startegi ala Wayan Koster dianggap akan berhasil menekan penyebaran virus Corona di Bali meskipun tidak menerapkan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Wayan Koster menjelaskan, salah satu cara yang dilakukan adalah menerapkan arahan Presiden Joko Widodo ditambah sejumlah kebijakan lokal.
Fokus penanganan Covid-19 di Bali yakni dengan menahan laju pertambahan pasien positif.
• 600 Warga Serang Mobil Patroli, Tusuk Kapolsek, Sekap 7 Polisi, Kapolda Perintahkan Tangkap Pelaku
• Pengakuan Maudy Ayunda Tidak Ditaksir Pria Selama Kuliah di Oxford, Bule tak Terpikat Wanita Kurus
Untuk mendisiplinkan masyarakat, Pemprov Bali menjadikan desa adat sebagai pilar utama.
Begitu muncul kasus pertama di Bali, pihaknya langsung mengeluarkan keputusan bersama Majelis Desa Adat dan Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) untuk membentuk satgas berbasis desa adat.
"Desa adat kami jadikan pilar utama untuk mendisiplinkan masyarakat, melalui hukum adat, agar masyarakat tertib dan disiplin dan untuk mengendalikan pergerakan masyarakat,” kata Koster dalam Rapat Terbatas (Ratas) Evaluasi Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan Jokowi melalui video conference, Selasa (12/5/2020).
Koster mengatakan, mereka bekerja siang malam dengan membentuk posko gotong royong di semua desa adat.
Hal ini untuk mengendalikan keluar-masuk masyarakat di lingkungan desa adat masing-masing.
Koster menjelaskan, saat ini ada dua kegiatan utama penanganan Covid-19 yang dilakukan di desa adat, yakni secara niskala dan sekala.
Niskala yakni kaitannya dengan ritual keagamaan sesuai dengan kepercayaan dan kearifan lokal masyarakat Bali.
Sedangkan sekala merupakan upaya-upaya yang tampak.
Koster juga menyebut sinergitas desa adat dilaksanakan dengan aparat keamanan, Babinsa dan kelurahan.
Sedangkan di tingkat menengah dilaksanakan sinergi dengan bupati/wali kota se-Bali dengan arahan dan instruksi yang sejalan dengan pemerintah pusat.
Faktor lain yang tak kalah pentingnya yakni kualitas pelayanan kesehatan.
• Imbas Virus Corona, Janda Cantik Ini Terpaksa Tutup Restoran, Pusing Mikirkan Nasib Pegawai
• 7 Pegawai Pusat Grosir Besar yang Cabangnya Tersebar di Banyak Kota Positif Covid-19, Ini Ceritanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/cagub-pdip-bali_20171111_141422.jpg)