Breaking News:

Ramadhan 2020

Berbagi Berkah Ramadan, Kolaborasi Komunitas Pecinta Alam di Medan Bagi Sembako untuk Anak Yatim

Kegiatan sosialisasi ini sebagai bentuk wujud peduli komunitas untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/KARTIKA
DOKUMENTASI kegiatan penyaluran donasi dan edukasi Covid-19 pada masyarakat, Senin (18/5/2020). 

TRI BUN-MEDAN.COM, MEDAN - Mengisi bulan suci Ramadan, sejumlah anak muda Kota Medan yang tergabung dalam komunitas pecinta alam (KPA) menyambangi rumah-rumah keluarga dan wali anak yatim-piatu kurang mampu, yang tersebar di beberapa titik di Medan, Senin (18/5/2020).

Kegiatan ini berjalan mulai dari seputaran Jalan Sisingamangaraja atas, Medan Amplas, Medan Denai, Medan Tembung, Perumnas Mandala, Jalan STM, hingga ke Medan Marelan.

Beberapa komunitas ini membagikan bingkisan berkah Ramadan berupa uang, beserta pakaian dan takjil.

Sedikitnya, ada 50 paket bingkisan mereka bagikan hari itu.

Sembari membagi, anak-anak muda ini sosialisasi pesan pemerintah terkait protokol kesehatan saat situasi pandemi Covid-19 ini.

Putri Ndururu mengungkapkan bahwa kegiatan sosialisasi ini sebagai bentuk wujud peduli komunitas untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Sesuai imbauan Gubernur Edy Rahmayadi, kita mesti pakai masker sewaktu ke luar rumah, kemudian berperilaku hidup bersih dan sehat, serta senantiasa menerapkan social and physical distancing," ucap Putri.

Peserta aksi lainnya, Dedy Hariansyah Tanjung menyebut, aksi ini digagas oleh lima KPA, yakni KPA Melanglang Buana, Jelajah Adventure Community (JAC) Sumut, dan KPA Adventure Muda Tanjung Anom (Amta), KPA Kaki-kaki Petualang (K2P), dan KPA Musafir.

Pemuda yang akrab disapa Mancung ini mengatakan, aksi itu mereka buat dengan maksud untuk meringankan sedikit beban anak yatim-piatu, yang tambah berat gara-gara kelesuan ekonomi imbas pandemi Corona.

Dinas Pendidikan Karo Arahkan Guru Tetap Sesuaikan Pembelajaran di Rumah dengan Kurikulum

Mancung mengaku, anggaran kegiatan mereka itu bersumber dari penggalangan dana sukarela masing-masing anggota KPA, ditambah sumbangsih pihak ketiga.

"Untuk berpetualang ke alam, kami biasanya menabung dulu. Nah, selama kurang lebih sebulan pandemik Corona ini, kami enggak pernah lagi bepergian. Walhasil, kami menyisihkan sebagian tabungan kami itu untuk membantu anak-anak yatim," ungkap Mancung.

Mancung menambahkan, mereka berharap, aksi mereka itu dapat mengetuk hati para masyarakat di Kota Medan yang masih belum berbuat apa-apa untuk menolong kaum fakir miskin, agar tergerak untuk melakukan aksi serupa.

"Mari kita sama-sama mendoakan, wabah Corona segera lenyap dari Tanah Air, dan kehidupan segera normal lagi," pungkas Mancung.(cr13/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved