Dirut RSUD Deliserdang Minta Maaf pada Pemuda Pancasila, Terkait Kisruh dengan Dokter Bedah

Konflik antara manajemen RSUD Deliserdang dengan dr Harry Butarbutar berlanjut. Belakangan Dirut RSUD Deliserdang, dr Hanif Fahri minta maaf

TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Direktur RSUD Deliserdang, dr Hanif Fahri SpKJ 

PAKAM,TRIBUN-Direktur RSUD Deliserdang, dr Hanif Fahri meminta maaf kepada Pemuda Pancasila (PP) atas statemennya yang beredar di media massa.

Kala itu, dr Hanif Fahri sempat menyinggung dr Harry Butarbutar, yang aktif di keorganisasian.

Atas ucapannya itu, muncul salah penafsiran di mata publik.

RSUD Deliserdang Butuh Perintah Pengadilan Bongkar Borok Dokter Harry

"Saya hanya ingin memohon maaf apabila isi berita yang ada di media diterjemahkan dengan konteks yang berbeda dengan apa yang saya maksudkan.

Sekali lagi saya mohon maaf," kata dr Hanif Fahri, kemarin (15/5/2020).

Ia mengatakan, secara pribadi maupun institusi, dirinya tidak bermaksud menyinggung kelompok manapun.

Karena ucapannya itu disalahartikan, dr Hanif Fahri pun kembali meminta maaf.

Dokter Harry Curigai Ada Permainan di RSUD Deliserdang, Tidak Terima Dimutasi ke RS Tipe D

"Pernyataan saya bahwa dr Harry Butarbutar banyak aktivitas di OKP bukan untuk tendensius, dan tidak ada kaitannya sama kegiatan itu," katanya.

Sebelumnya, antara dr Harry Butarbutar dan manajemen RSUD Deliserdang terlibat konflik soal kebijakan pemutasian.

dr Harry Butarbutar tidak terima dirinya dipindahkan ke Puskesmas Pancurbatu, yang kini berubah status menjadi Rumah Sakit Tipe D.

Halaman
12
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved