Update Covid19 Sumut 2 Juni 2020

BEDA Pelayanan SIM Polres Binjai di Masa Covid-19, Kasat Lantas Terapkan Kebijakan Humanis

Polisi tidak terlalu represif menegakkan hukum dengan melakukan razia kelengkapan SIM selama Covid-19.

TRI BUN MEDAN/Dedy Kurniawan
Anggota Satlantas Polres Binjai mengecek kondisi lalu lintas dan sejumlah kendaraan dengan menerapkan protokol kesehatan masa Covid-19 

TRI BUN-MEDAN.com, BINJAI - Selama masa pandemi Covid-19 sejumlah pelayanan publik lebih mengutamakan pencegahan dan penanggulangan.

Seperti halnya pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan kebijakan yang diterapkan Satuan Lalu Lintas Polres Binjai.

Amatan Tri bun Medan, kantor pelayanan SIM di Satlantas Polres Binjai terlihat sepi selama masa Covid-19.

Hal ini sangat berbeda dibanding saat normal, yang kerap ramai dikunjungi warga untuk membuat SIM baru, memperpanjang SIM atau membayar pajak kendaraan.

Menyikapi hal ini, Kasat Lantas Polres Binjai, AKP Hendri Nupia Dinka Barus mengatakan bahwa pihaknya lebih mengutamakan kesehatan dan keamanan masyarakat.

Katanya pihaknya juga tidak terlalu represif menegakkan hukum dengan melakukan razia kelengkapan SIM selama Covid-19.

Gubernur Edy Rahmayadi Tegur Bupati, Sekolah Belum Diizinkan Dibuka, New Normal Masih Dibahas

Tak hanya itu, kebijakan humanis juga diterapkan bagi warga yang SIMnya sudah habis masa aktif atau harus membayar pajak kendaraan.

Karena bagi yang SIMnya sudah mati pada Mei 2020 diperpanjang masa tenggatnya hingga akhir Juni 2020.

"Selama masa Covid-19 yang utama kan pencegahan demi kesehatan masyarakat. Kami juga tidak melakukan tindakan represif di jalanan, kan dikurangi penindakan razia kelengkapan surat-surat. Kami di jalanan lebih fokus mengimbau warga wajib masker dan ikuti protokol kesehatan," katanya, Selasa (2/6/2020).

Warga Binjai yang hendak membuat SIM tetap berjalan dan dilayani di Mapolres Binjai.

Dengan syarat tetap mengedepankan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan.

"Pelayanan SIM tetap berjalan dan dilayani dengan menerapkan protokol kesehatan. Kalau yang mau memperpanjang dan urus pajak kendaraan kami kasih tenggat hingga akhir Juni. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir ditindak dijalanan. Kami akan melonggarkan penindakan selama masa Covid-19. Dan kita di Binjai belum bisa menerapkan era Normal Baru, karena belum ada arahan seperti apa kebijakannya," pungkasnya.

(Dyk/tri bun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved