Resahkan Masyarakat, Polres Tanah Karo Amankan 27 Sepeda Motor Terlibat Balap Liar

Patroli tersebut dilakukan di seputar Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, mulai dari pukul 01.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB.

TRIBUN MEDAN/M NASRUL
KABAG Ops Polres Tanah Karo AKP Diarma Munthe, mengecek kondisi sepeda motor yang disita dari aksi balapan liar, di Mapolres Tanah Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Rabu (3/6/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Berawal dari keresahan masyarakat dengan adanya kegiatan balap liar, tim gabungan dari Polres Tanah Karo langsung bergerak untuk melakukan patroli.

Setelah melakukan patroli di kawasan yang rawan terjadi balap liar, tim gabungan berhasil mengamankan sebanyak 27 unit kendaraan roda dua (sepeda motor).

Menurut informasi dari Kabag Ops Polres Tanah Karo AKP Diarma Munthe, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, pihaknya langsung melakukan patroli pada Minggu (31/5/2020) kemarin.

Dirinya mengatakan, patroli tersebut dilakukan di seputar Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, mulai dari pukul 01.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB.

Marak Balap Liar di Kisaran, Polres Asahan Bakal Tingkatkan Razia

"Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat adanya kegiatan yang meresahkan, terlebih pada saat jam istirahat. Kira langsung mengerahkan personel untuk melakukan patroli. Dari hasil patroli, kita dapatkan sebanyak 27 unit sepeda motor," ujar Diarma, saat ditemui di Mapolres Tanah Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Rabu (3/6/2020).

Diarma mengungkapkan, pada saat personel melakukan patroli para pemilik kendaraan tersebut telah melarikan diri. Sehingga, pihaknya hanya dapat melakukan penyitaan kendaraan yang berada di lokasi balap liar tersebut.

"Saat kita lakukan penindakan, para pemiliknya sudah melarikan diri, sehingga kendaraannya saja yang kita sita," ucapnya.

Amatan www.tri bun-medan.com, dari seluruh kendaraan yang berhasil disita memang kebanyakan tidak memenuhi kelengkapan yang standar. Seperti knalpot yang sudah diganti dengan knalpot blong, tidak dilengkapi dengan nomor kendaraan, hingga ada juga yang hanya dalam bentuk rangka.

VIRAL Aksi Remaja di Tangsel yang Nekat Tutup Jalan untuk Balap Liar di Siang Bolong

Dengan kondisi ini, perwira dengan lambang tiga balok emas di pundaknya itu mengatakan jika nantinya pemilik sepeda motor tersebut ingin mengambil kendaraannya harus membawa kelengkapan kendaraannya. Mulai dari kelengkapan administrasi, seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB).

"Kalau nanti pemiliknya mau mengambil kendaraannya, pertama harus membawa STNK dan BPKB, kemudaian jauh membawa kelengkapan kendaraannya yang standar. Kalau tidak ada dokumen, akan tetap kita sita," katanya.

Ketika ditanya perihal dugaan apakah ada kendaraan yang merupakan hasil kejahatan, dirinya mengatakan nantinya pihaknya akan bekerjasama dengan Satlantas untuk mengecek seluruh kendaraan tersebut. Selanjutnya, pihaknya akan tetap melakukan pengembangan dan pemantauan lebih lanjut untuk memutus aksi serupa.

Diarma melanjutkan, pihaknya mengimbau kepada para pemuda di Kabupaten Karo untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan di tengah masyarakat. Terlebih, pada saat masa pandemi penyebaran virus corona (Covid-19) seperti saat ini, diharapkan seluruh masyarakat dapat bekerjasama. (cr4/tri bun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved