Seorang Nenek (70) Ditampar Ketua RT karena Tagih Bansos, Mengaku Khilaf Tak Terima Diteriaki Maling

Nenek Arni tak tahan menunggu janji itu hingga akhirnya ditagih ke balai desa. Meski demikian, saat ditagih, ketua RT itu malah berbuat kasar.

Dok Istimewa
Seorang nenek bernama Arni (70) mendapatkan perlakuan kasar dari penyalur bansos yang tak lain adalah ketua RT, keduanya pun didamaikan oleh pihak kepolisian di Kampung Harapan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/5/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com - Sosok nenek, Arni (70) mendapatkan perlakuan kasar dari penyalur bansos yang tak lain merupakan ketua RT.

Peristiwa itu terjadi di balai desa, Kampung Harapan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sang anak nenek Arni, Naih (48) menjelaskan, kronologi kejadian tersebut.

"Awalnya dapat informasi (penganiayaan) itu dan sorenya saya langsung datang ke lokasi," ujar Naih.

Naih menuturkan, ibunya mengalami penganiyaan dari pria bernama Asep Supriyadi yang merupakan Ketua RT02/RW07 Desa Sukamaju.

Kejadian itu berlangsung pada Kamis (28/5/2020) sekitar pukul 13.00 WIB.

Awalnya, lanjut Naih, bansos yang bersumber dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tidak sesuai harapan si nenek yang seharusnya mendapat 30 kilogram.

Nasib Tragis Feriansyah, Korban Kecelakaan Ditolak 4 Rumah Sakit, Alasan Fokus Tangani Covid-19

Hal tersebut membuat Ketua RT menjadi sasaran kemarahan nenek Arni yang menganggap penyaluran bansos berupa beras dari bupati itu tak adil.

"Awalnya sih tentang bansos beras yang dari bupati, per 30 kg tapi cuman dikasihnya 1 karung (15 kg). dipotong setengahnya. emang sih yang dapat bukan ibu saya tapi anak (adik saya) tinggal masih satu rumah satu KK," aku Naih.

Naih menilai, nenek Arni juga dijanjikan bantuan uang tunai dengan alasan hanya mendapat bansos 15 kilogram (Kg).

Halaman
1234
Editor: Azis Husein Hasibuan
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved