Breaking News:

Update Covid19 Sumut 4 Juni 2020

Satu PDP Corona di Simalungun Meninggal, Dirawat di RSUD Perdagangan Sejak 1 Juni

Seorang pria lanjut usia (lansia) dengan gejala mirip virus corona asal Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, meninggal dunia

Penulis: Alija Magribi | Editor: Juang Naibaho
HO
Proses pemberangkatan jenazah Pasien dalam Pengawasan (PDP) dari RSUD Perdagangan ke rumah duka, Kamis (4/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Kabar duka kembali datang di tengah upaya semua pihak memerangi pandemi Covid-19.

Seorang pria lanjut usia (lansia) dengan gejala mirip virus corona asal Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, meninggal dunia di RSUD Perdagangan, Kamis (4/5/2020).

Kabar duka itu disampaikan Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Simalungun Akmal Siregar.

"Pasien berusia 62 tahun, dan telah dikebumikan dengan standar penanganan prosedur Covid-19," ucap Akmal dalam keterangannya.

Dikatakannya, pasien berstatus PDP itu dirawat di RSUD Perdagangan sejak tanggal 1 Juni 2020.

Ia mengembuskan nafas terakhirnya pada hari ini, 4 Juni 2020 sekira pukul 05.30 WIB.

"Jadi, total yang meninggal (akibat Corona) menjadi 7 orang," ujarnya.

BREAKING NEWS, Kasus Covid-19 Makin Meledak di Sumut, Sehari Tembus 44 Pasien Positif Corona

Rebutan Perempuan Rupawan Berujung Petaka, Seorang Pelajar SMA Babak Belur Dianiaya 3 Personel TNI

Datangi Mapolda Sumut Sambil Gendong Anak dan Menangis, Ibu Ini Minta Kejelasan Pembunuhan Suaminya

Langkah selanjutnya, kata dia, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Simalungun berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap keluarga inti pasien, serta, mencari tahu siapapun yang punya riwayat kontak dengan pasien.

Hal itu dilakukan untuk menentukan tindakan yang tepat untuk memutus penyebaran virus corona di sekitar permukiman warga yang meninggal.

"Almarhum kita ambil rapid test-nya tanggal 1 Juni 2020 dengan hasil reaktif.

Selanjutnya sampel swab almarhum diambil pada tanggal 3 Juni 2020, namun belum kami terima hasilnya," imbuhnya.

Akmal menambahkan, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Simalungun JR Saragih, turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang pasien PDP.

"Semoga kiranya keluarga yang ditinggalkan dapat diberi ketabahan dan penghiburan dari Tuhan. Kita sudah melakukan upaya, ketentuan Tuhan yang berlaku," tandasnya.

(tribun-medan.com/Alija Magribi)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved