News Video

Proses yang Dilalui Gereja Katolik Santo Petrus Medan Timur hingga Bisa Menggelar Misa

etelah tiga bulan Gereja Katolik Santo Petrus Medan Timur tutup akibat pandemi Covid-19, hari ini, Minggu (14/6/2020), gereja kembali dibuka

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Hendrik Naipospos

TRI BUN-MEDAN.COM - Setelah tiga bulan Gereja Katolik Santo Petrus Medan Timur tutup akibat pandemi Covid-19, hari ini, Minggu (14/6/2020), gereja kembali dibuka.

Misa di gereja ini diselenggarakan sebanyak tiga kali demi menghindari kerumunan umat.

Ketua DPP Albert Pakpahan mengatakan protokol kesehatan dilakukan dengan ketat.

"Kita lakukan pengawasan dan pastikan berjalannya protokol kesehatan. Mulai dari areal parkir, sebelum pintu gereja, di pintu gereja hingga di dalam ruangan gereja," ucapnya.

Dibukanya kembali gereja tersebut berdasar pada surat resmi Kementerian Agama dan surat dari Keuskupan Agung Medan serta koordinasi dengan pihak pemerintah ataupun Satuan Gugus Percepatan Penanganan Covid-19.

"Kita memang menampung aspirasi dan kerinduan umat yang sudah lama tidak beribadah bersama di gereja. Aspirasi ini kita rapatkan, kemudian secara kebetulan juga menerima surat edaran uskup bersama surat Menteri Agama," tutur Albert Pakpahan.

"Dasar surat inilah kita mengajukan permohonan kepada Camat, lalu dikonsultasikan dengan pihak gugus tugas. Intinya, harus berpedoman pada protokol kesehatan atau memenuhi petunjuk praktis. Manakala sudah menjalankan itu, kami akan monitor terus," sambungnya.

(cr3/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved