Bank Indonesia Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 4,25 Persen
Tujuan dan alasan penurunan BI7DRR ini konsisten dengan upaya menjaga stabilitas perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi di era Covid-19.
TRI BUN-MEDAN.COM, MEDAN - Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin dari 4,5 persen menjadi 4,25 persen setelah melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) 17-18 Juni 2020.
"Iya kemarin dengan besaran 25 bps, sehingga BI7DRRR menjadi 4,25 persen, dengan suku bunga fas diskonto sebesar 3,5 persen dan suku bunga pinjaman 5,0 persen," ujar Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Wiwiek Sisto Widayat, Jumat (19/6/2020).
Sebelumnya, pada 19 Februari 2020, BI sudah memangkas suku bunga BI7DRR 25 basis poin menjadi 4,75 persen. Dan pada 19 Maret, BI menurunkan suku bunga acuan menjadi 4,5 persen.
"Sebelumnya itu 4,5 persen untuk BI7DRRR dan fasdisnya 3,75 persen sementara suku bunga pinjaman itu 5,25 persen," ucapnya.
Diakui Wiwiek, tujuan dan alasan penurunan BI7DRR ini konsisten dengan upaya menjaga stabilitas perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi di era Covid-19.
• Pasar Mobil Bekas di Medan, Harga Jual Alami Penurunan hingga Belasan Juta Rupiah
"Ke depan, BI tetap melihat ruang penurunan suku bunga seiring rendahnya tekanan inflasi, terjaganya stabilitas eksternal, dan perlunya mendorong pertumbuhan ekonomi. Kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah dan pelonggaran likuiditas (quantitative easing) akan terus dilanjutkan," ujarnya.
Kata Wiwiek, BI juga memutuskan untuk memberikan jasa giro kepada bank yang memenuhi kewajiban GWM dalam Rupiah baik secara harian dan rata-rata sebesar 1,5 persen per tahun dengan bagian yang diperhitungkan untuk mendapat jasa giro sebesar 3 persen dari DPK, efektif berlaku 1 Agustus 2020.
Selain itu, lanjutnya, BI berkomitmen untuk pendanaan APBN melalui pembelian SBN dari pasar perdana maupun penyediaan dana likuiditas bagi perbankan untuk kelancaran program restrukturisasi kredit (pembiayaan) dalam mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional.
• Dampak Virus Corona, Bank Indonesia Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 4,75 Persen
BI akan memperkuat bauran kebijakan serta bersinergi erat mengambil langkah-langkah kebijakan lanjutan yang diperlukan secara terkoordinasi dengan Pemerintah dan KSSK untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta pemulihan ekonomi nasional.
"Ke depan, memang masih ada potensi suku bunga kebijakan masih ada peluang untuk diturunkan. Namun realisasi penurunannya akan sangat ditentukan oleh asesmen dan analisis mendalam kondisi ekonomi Indonesia pada saatnya nanti," ucapnya. (nat/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bank-indonesia-sumut.jpg)