Update Covid19 Sumut 20 Juni 2020

BREAKING NEWS: Pasien Positif di Sumut Bertambah 58 Orang, Total Pasien Menjadi 1082 Orang

Pasien meninggal dunia bertambah di angka 69 orang. Sementara pasien sembuh bertambah 16 orang menjadi di angka 249 orang.

HO/tri bun medan
JURU Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, Mayor Kes dr Whiko Irwan 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Pasien positif Covid-19 Sumatera Utara terus menunjukkan peningkatan kasus sebanyak 58 orang hingga Sabtu (20/6/2020) pukul 17.00 WIB.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemprov Sumut Mayor Kes dr Whiko Irwan menerangkan, hingga saat ini total kasus ada 1082.

"Update data Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara hingga 20 Juni 2020, penderita positif metode PCR kembali melonjak bertambah 58 kasus baru," katanya saat dikonfirmasi Tri bun.

Sementara, pasien aktif Covid-19 yang saat ini tengah dirawat di rumah sakit berjumlah 759 orang.

Whiko menjelaskan penambahan juga terjadi pada pasien sembuh yaitu sebanyak 5 orang.

Sementara pasien positif yang meninggal dunia bertambah 2 orang sebanyak 69 orang.

Resmikan Masjid Al Ihsan, Akhyar Ajak Jemaah Ikut Memutus Penyebaran Covid-19

"Pasien meninggal dunia bertambah di angka 69 orang. Sementara pasien sembuh bertambah 16 orang menjadi di angka 249 orang," terangnya.

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami penambahan sebanyak satu pasien.

"Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 180 Orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 892 orang," ungkap Whiko.

Whiko menyebutkan bahwa penyebab dari melonjaknya angka ini disebabkan masifnya pemeriksaan yang dilakukan pihaknya.

"Kita dapatkan beberapa kali melonjaknya angka kasus positif Covid-19 di Sumatera Utara yang ada saat ini. Hal ini salah satunya karena masifnya pemeriksaan swab PCR dan rapid test yang dilakukan Gugus Tugas di Sumatera Utara. Yang dilakukan baik di rumah maupun di lokasi lainnya," tuturnya.

Whiko membeberkan masifnya pemeriksaan ini sebagai cara menuju tatanan hidup baru (new normal life) yang akan direalisasi di seluruh kabupaten dan kota di Sumut.

Pantas Saja Ahli UI Tak Sepakat, Strategi Pemerintah Tangani Covid-19 Pilih Cara Ini Ketimbang Medis

"Hal ini sebagai salah satu syarat formal yang akan dipenuhi yang di antaranya transmisi Covid-19 dan kemampuan sistem kesehatan dalam mengidentifikasi dan mengisolasi para penderita Covid-19. Pemerintah provinsi Sumatera Utara ekstra hati-hati menetapkan kebijakan new normal setelah mendapatkan masukan dari para pakar dan akademisi," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa penambahan pasien terpapar virus corona masih terus terjadi di Sumut, untuk itu ia meminta agar masyarakat tetap patuh mengikuti protokol kesehatan.

"Saudara-saudara sekalian ini gambaran yang sangat tegas yang bisa kita lihat bahwa penambahan kasus baru masih terus terjadi. Pembawa virus ini masih berada di tengah-tengah kita, inilah yang berkali-kali disebutkan sebagai orang tanpa gejala," beber Whiko

"Sedangkan di dalam tubuhnya membawa virus, oleh karena itu mencuci tangan menggunakan sabun adalah cara yang paling bagus untuk kemudian memberikan kemungkinan cemaran dari orang tanpa gejala ini misalnya yang mengenai benda-benda di sekitarnya bisa terhindar," pungkasnya.(vic/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved