Jadi Tren Selama Pandemi, Dua Komunitas Sepeda di Medan Ini Bagi Tips Bersepeda

Waktu terbaik untuk bersepeda ketika melakukannya diantara pukul 6 hingga pukul 10 pagi.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/KARTIKA
DOKUMENTASI Komunitas Indigo Medan sesaat setelah bersepeda di sekitaran Jalan Balai Kota, Minggu (21/6/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Olahraga sepeda saat ini kian populer di tengah masyarakat sejak sebulan lalu, khususnya pada masa pandemi Covid-19 saat ini.

Munculnya fenomena tren sepeda ini mendapatkan respon dari beberapa komunitas sepeda yang ada di kota Medan yang terlebih dahulu rutin bersepeda, diantaranya ada Komunitas Independent Gowes (Indigo) Medan.

Sekretaris Indigo Medan, Rizky Azwan Dani menuturkan bahwa Indigo Medan sudah rutin bersepeda sejak akhir Desember.

Ia mengungkapkan bahwa beberapa minggu terakhir, tingkat aktivitas bersepeda begitu meningkat selama pandemi Covid-19.

"Warga melakukan aktivitas bersepeda saat ini sangat ramai, beda dari biasanya. Mungkin lagi tren apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini. Kami sudah mulai gowes sejak akhir Desember," ungkap Rizky, Minggu (21/6/2020).

Menurut Rizky, bersepeda selama masa pandemi bagus untuk menjaga tubuh tetap dalam kondisi fit.

TREN Bersepeda Jadi Gaya Hidup Baru Kaum Urban, Agar Tubuh Tetap Sehat Ditengah Rutinitas Padat

"Bersepeda ini sangat bagus untuk menjaga daya tahan tubuh. Contohnya ketika bersepeda di pagi hari ini, kita juga berjemur karena matahari pagi inikan bagus untuk kesehatan kulit ada vitamin D. Ini pun sekarang kerja menggunakan sepeda juga jadi mengurangi polusi udara," jelas Rizky.

Rizky juga memberi tips waktu terbaik untuk bersepeda. Menurutnya, waktu terbaik untuk bersepeda ketika melakukannya diantara pukul 6 hingga pukul 10 pagi.

"Waktu bersepeda yang baik itu dari pukul 6 hingga pukul 10 karena disitu sinar matahari bagus untuk kulit. Selain itu ketika bersepeda, kondisi badan juga harus diperhatikan. Kalau lagi kurang enak badang lebih baik jangan bersepeda dulu. Kalau badan lagi fit, boleh mulai gowes tipis-tipis dulu," jelas Rizky.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Arman Syah selaku Ketua Indigo Medan. Ia mengungkapkan bahwa tertarik untuk mulai bersepeda karena ingin menjaga kesehatan tubuh sejak 2019.

"Kalau bersepeda ini pastinya untuk berolahraga buat kesehatan. Apalagi di pandemi ini kita diwajibkan untuk berolahraga untuk memperkuat sistem imun kita, ya salah satunya bersepeda ini," ungkap Arman.

"Kalau tips sehat dari saya tetap patuhi protokol kesehatan selama bersepeda, pakai masker, jaga jarak dan mematuhi peraturan lalu lintas yang ada," ucapnya.

Tambahnya, Arman juga berharap agar Pemerintah Kota Medan membuat jalur khusus sepeda agar tidak mengganggu pengguna kendaraan yang lain ataupun pejalan kaki.

Selama Pandemi Covid-19, Aktivitas Bersepeda Semakin Ramai di Pusat Kota Medan

Walau tren bersepeda saat ini kian marak di kota Medan, ada Komunitas Monkey Bike Lowrider Medan yang rutin melakukan tour sepeda sejak tahun 2018.

Hal ini diungkapkan oleh Ije, Ketua Monkey Bike Lowrider yang memengungkap rasa senangnya banyak warga yang mulai rutin melakukan olahraga bersepeda.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved