Tekan Kasus Covid-19, Satgus Karo Libatkan TNI/Polri Disiplinkan Masyarakat soal Protokol Kesehatan
Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Karo, beberapa hari terakhir menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Juang Naibaho
Laporan Wartawan Tribun Medan/Muhammad Nasrul
TRI BUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Karo, beberapa hari terakhir menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Dalam sepekan saja, penambahan terjadi sebanyak 11 kasus, di mana satu kasus terjadi pada Kamis (18/6/2020) kemarin, dan pada Sabtu (20/6/2020) kemarin kasus positif membengkak dengan penambahan 10 kasus lagi.
Dengan kondisi ini, diduga sekarang di Kabupaten Karo sendiri sudah menjadi klaster karena penyebarannya sudah tidak terbawa oleh orang yang dari luar wilayah.
Terlebih, mengutip data dari Satuan Gugus Tugas (Satgus) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karo, persebaran paling tinggi berada di Kecamatan Kabanjahe, dan dinilai sudah menjadi transmisi lokal.
Ketika ditanya perihal kondisi ini, Pelaksana Harian (Plh) Ketua Satgus Covid-19 Karo Ir Martin Sitepu, mengaku pihaknya dalam waktu dekat akan membuat beberapa rencana sebagai penanggulangan dan penanganan.
Untuk langkah penanggulangan sendiri, Martin menjelaskan mulai pekan depan pihaknya berencana akan menerapkan disiplin penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat.
"Jadi memang kita lihat kemarin sudah membludak jumlah kasus positif kita, makanya nanti untuk pencegahan penyebarannya semakin meluas, mulai minggu depan akan kita terapkan disiplin protokol kesehatan. Karena ini sudah bukan lagi dari luar penyebarannya, sudah ada di sekitar kita virus ini," ujar Martin, saat ditemui di RS Flora, Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe, Senin (22/6/2020).
Martin menjelaskan, untuk langkah pencegahan sendiri pihaknya sebenarnya sudah menerapkan sosialisasi dan penertiban masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.
Namun, kenyataannya di lapangan hingga saat ini masyarakat masih banyak yang terkesan acuh dan tidak memperdulikan imbauan tersebut.
"Karena memang sekarang sudah berat, memang kita tau ini harus berbeda dengan biasanya, tapi kalau kita tetap seperti ini ditakutkan akan semakin berkembang penyebaran virus di tengah masyarakat," ucapnya.
Untuk itu, dalam langkah penerapan disiplin ini Martin mengaku pihaknya akan menggandeng TNI dan Polri untuk membantu menertibkan masyarakat yang masih membandel.
Ia juga mengatakan, mulai pekan depan penerapan disiplin tak sebatas imbauan lagi, melainkan juga dilakukan penindakan.
"Nanti program khusus ini, akan kita gandeng teman-teman dari TNI dan Polri. Selain kita berikan imbauan, nanti juga akan diberikan teguran dan penindakan seperti hukuman ringan oleh para petugas kita," ungkapnya.
Martin menjelaskan, dengan kondisi saat ini di mana Kabupaten Karo sudah memiliki klaster penyebaran Covid-19, untuk itu dirinya meminta agar masyarakat mengikuti arahan yang diberikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kadis-kesehatan-irna-safrina-meliala-dan-martin-sitepu.jpg)