Breaking News:

Polres Siantar Paparkan Tangkapan Narkotika, Ada yang Mau Diedarkan di Lapas

Wakapolres Pematangsiantar Kompol Dolok Panjaitan memimpin konferensi pers terkait kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya, pada Kamis (25/6)

Tribun-Medan.com/Alija Magribi
Wakapolres Kompol Dolok Panjaitan bersama pejabat utama Polres Pematangsiantar memperlihatkan sejumlah narkotika hasil tangkapan, Kamis (25/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, PEMATANGSIANTAR - Wakapolres Pematangsiantar Kompol Dolok Panjaitan memimpin konferensi pers terkait kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya, pada Kamis (25/6/2020) siang di gelanggang Mapolres.

Didampingi Kasat Narkoba AKP David Sinaga, sejumlah narkotika mulai dari ekstasi, sabu-sabu dan ganja diperlihatkan bersama para tersangka yang diamankan selama bulan Juni 2020.

"Satuan Reserse Narkoba mengamankan tersangka Fernando alias Sibolmat dengan barang bukti ganja sebanyak 300 gram pada Selasa (23/6/2020) sore, di Jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba," ujar Wakapolres.

Sembari menunjukkan barang bukti yang dibungkus kertas koran dan lakban, Wakapolres menuturkan, Sibolmat memeroleh daun haram tersebut dari seorang buronan berinisial PN.

Petugas kepolisian kemudian mencari rekan Sibolmat yang lain, dan kemudian sehari berselang, pada Rabu (24/6/2020) malam, turut diamankan Lambok Hutajulu di Jalan Bah Bolon Kiri, Kelurahan Sigulang-gulang.

"Kedua tersangka tadi menyebut barang diperoleh oleh orang yang sama, berinisial PN. Petugas pun kemudian berangkat menuju rumah PN," ujarnya.

Namun dari rumahnya ini, nama yang disebut (PN) berhasil kabur. Polisi justru menemukan ganja kering yang dibalut kertas dalam kemasan 7 bal (masing-masing 1 kg) dan sebuah plastik hitam berisi ganja yang diduga sudah dijual-belikan.

"Total ada 7.400 gram ganja diamankan dalam perkara ini," ujar Wakapolres.

Dalam perkara yang lain, Wakapolres juga mengungkap kasus narkotika jenis sabu seberat 500 gram dan ekstasi sebanyak 50 butir dari komplotan berbeda.

Dalam perkara ini, ada lima tersangka mulai dari pengguna, pengedar dan bandar yang diringkus pada Rabu (10/6/2020) sore. Diantaranya adalah Andhaka (21), Wahyu (22), Leonardo (27) dan Andre Agassi dan Ari (31) dari tempat berbeda di Kota Pematangsiantar.

Dilakukan penggeledahan terhadap mobil yang dipakainya Ari. Darinya ada satu bungkusan plastik mini market yang di dalamnya ada sebuah bungkusan plastik yang berisi narkotika jenis sabu dengan bruto setengah kilogram dan 50 butir pil ekstasi.

"Menurut pengakuan salah satu tersangka, ini semua untuk diedarkan ke sebuah Lapas di Sumatra Utara, yang masih kita selidiki kebenarannya," terang Wakapolres merahasiakan lapas yang dimaksud guna mempermudah penyelidikan.

"Kita gak tahu, ke siapa barang ini dikasih, apakah napi yang sudah kabur atau masih ada di dalam," tutupnya.

(tribun-medan.com/Alija Magribi)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved