News Video

KISAH SUKSES Muhdi Pengusaha Keripik Singkong, Memulai Usaha dari Nol, Tembus Pasar Mancanegara

Lelaki yang akrab disapa Muhdi ini, kini telah berhasil memasarkan produk keripik singkongnya hingga ke mancanegara.

Tayang:
Editor: M.Andimaz Kahfi

KISAH SUKSES Muhdi Pengusaha Keripik Singkong, Memulai Usaha dari Nol, Tembus Pasar Mancanegara

TRI BUN-MEDAN.com - Keuletan dan keteguhannya dalam menekuni usaha keripik singkong sejak 1999 tak sia-sia.

Lelaki yang akrab disapa Muhdi ini, kini telah berhasil memasarkan produk keripik singkongnya hingga ke mancanegara.

Sejak 2014 keripik singkongnya telah dipasarkan secara rutin ke Korea Selatan dan Malaysia.

Muhdi juga telah memiliki pabrik dan unit produksi sendiri.

"Awalnya sebenarnya karena mau coba-coba untuk berjualan, siapa tahu laku. Untuk kasih makan anak istri. Dulu masih buat keripik untuk dititip ke warung-warung saja," kata Muhdi saat diwawancarai Tribun Medan, Selasa (30/6/2020).

Memulai usahanya dengan bekal pengetahuan yang ia dapat semasa di kampung halaman di Magelang, Jawa Tengah, Muhdi bereksperimen dengan keripik miliknya.

Saat itu tahun 1998 ketika merintis usaha untuk pertama kalinya Muhdi memasarkan produknya dari warung ke warung hingga kantin-kantin sekolah.

"Dulu sama sekali enggak pande bikin keripik. Bukan ahli lah. Cuma karena di kampung sering lihat orang bikin keripik ya jadi coba-coba saja," katanya.

Ia pun tak memungkiri pada awalnya keripik miliknya tak sedikit mendapatkan kritik.

Mulai dari rasa yang kurang asin ataupun tekstur yang kurang gurih.

"Ya saat itu mulai sadar bahwa masing-masing orang itu lidahnya beda-beda, enggak sama. Jadi waktu itu harus menyesuaikan juga rasa yang bisa diterima itu memang yang lebih asin menurut saya pribadi yang orang Jawa," ungkapnya.

Pada 1998 Muhdi memproduksi mulai dari 10 kilogram keripik hingga 30 kilogram.

Karena jumlah produksi yang semakin meningkat ia juga melibatkan bantuan ibu-ibu di dekat rumahnya.

"Waktu itu saya membuat kemasan dalam beberapa ukuran. Semakin lama jumlah yang diminta semakin banyak apalagi dari kantin sekolah. Mulailah saya minta bantuan tetangga untuk ikut bantu-bantu buat keripik," katanya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved