Penenun Ulos Silahisabungan Butuh Galeri dan Suntikan Modal
Penenun ulos di Silahisabungan sangat membutuhkan galeri dan perhatian pemerintah daerah untuk mengembangkan kerajinan khas daerah Dairi ini
Jadinya, tidak banyak yang tahu soal ulos Silahisabungan. Dikira cuma variasi dari kain ulos," tutur Pretty.
Penenun lainnya, Hotma Tobing, punya harapan lain.
Hotma berharap, pemerintah berkenan memberi pinjaman lunak khusus bagi kalangan penenun ulos Silahisabungan, untuk modal usaha.
"Bagi kami, menenun hanya pekerjaan sampingan untuk uang tambahan.
Sementara untuk kebutuhan sehari-hari, kami bertani," kata Hotma.
• Mangulosi (Pesta Adat Batak) Pakai Lagu Entah Apa yang Merasukimu
Terpisah, Ketua Dekranasda Dairi, Romy Mariani Eddy Berutu mengungkapkan, perusahaan BUMN yang mendukung program Pemkab Dairi terkait pengembangan ulos Silahisabungan dimaksud adalah PT Inalum.
Lewat dana Corporate Social Responsibility (CSR)-nya, Inalum mengadakan lokalatih terhadap para penenun ulos Silahisabungan.
Dekranasda Dairi menggandeng Yayasan Merdi Sihombing sebagai pelatih.
• BERITA FOTO Gubernur Sumut dan Wakil Wali Kota Medan Hadiri Perayaan Ulos di Lapangan Merdeka
"Pelatihan berbasis eco-fashion ini diikuti 25 penenun pada sesi pertama selama lima hari berturut-turut, kemudian dilanjutkan secara berkala.
Dari pelatihan model training of trainer ini, diharapkan ke-25 penenun dapat meneruskan pengajaran yang didapat kepada penenun-penenun lainnya," kata Romy di Sidikalang, hari yang sama.(cr16)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dua-orang-penenun-ulos-silahisabungan-sibuk-mewarnai-benang-bahan-ulos.jpg)