Breaking News:

Pemkot Medan Buka Seleksi 5 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Ini Syaratnya

Pemkot Medan menggelar Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama secara terbuka di lingkungan Pemkot Medan.

DOK. Humas Pemkot Medan
Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Al Rahman menjelaskan, Pemkot Medan menggelar Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama secara terbuka di lingkungan Pemkot Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menggelar Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama secara terbuka di lingkungan Pemkot Medan.

Ada lima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang akan diisi melalui seleksi terbuka tersebut, yakni Asisten Pemerintahan dan Sosial Sekretariat Daerah Kota Medan, dan Sekretaris DPRD Medan.

Lalu Kepala Dinas (Kadis) Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Medan, Kadis Pemuda & Olahraga, dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Medan.

Untuk itu, Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Al Rahman sekaligus Ketua Panitia Seleksi Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Secara Terbuka Kota Medan menawarkan pihak untuk mengikuti pendaftaran.

“Kami mengundang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Medan maupun di wilayah kerja Provinsi Sumatera Utara yang memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan diri pada seleksi terbuka tersebut,” katanya di Balai Kota Medan, Selasa (30/6/2020).

Wiriya menjelaskan, seleksi terbuka ini dilakukan untuk pengisian Jabatan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkot Medan sesuai Undang-Undang (UU) No.5/2014.

UU itu mengatur tentang ASN dan Peraturan Menteri Pedayagunaan & Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No.13/2014 tentang Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Secara Terbuka di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Adapun, ketentuan umum yang harus dipenuhi, lanjut Wiriya, peserta berstatus ASN di wilayah kerja Provinsi Sumut, diutamakan bertugas di Pemkot Medan.

Adapun bagi pelamar di luar Pemkot Medan, wajib melampirkan persetujuan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Kemudian, pangkat atau golongan ruang serendah-rendahnya pembina (IV/A). Untuk pendidikan, syaratnya minimal S1.

Selain itu, peserta merupakan yang sedang atau pernah menduduki jabatan administrator atau jenjang ahli madya paling singkat 2 tahun dan usia maksimal 56 tahun.

Lalu, penilaian prestasi kerja bernilai baik dua tahun terakhir, memiliki kompetensi sesuai jabatan yang dilamar, sehat jasmani dan rohani melalui surat keterangan dokter dari unit pelayanan kesehatan pemerintah (bukan puskesmas).

“Pelamar atau peserta tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin berdasarkan PP No.53/2010, tidak mengonsumsi narkoba dan obat-obatan terlarang yang dibuktikan dengan surat pernyataan,” ujarnya.

Kemudian, imbuhnya, tidak pernah terlibat dalam proses pidana baik pidana korupsi maupun pidana umum yang dibuktikan dengan surat pernyataan.

Persyaratan tertulis

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved