Komplotan Perampok Babak Belur Dimassa Warga, Satu Patah Kaki dan Satu Lagi Diburu Polisi
Polres Dairi mengamankan empat dari lima perampok rumah tauke jagung di Dusun Tampuk Kite, Desa Batu Gun-gun, Kabupaten Dairi
Laporan Wartawan Tribun Medan / Dohu Lase
TRI BUN-MEDAN.COM, DAIRI - Polres Dairi mengamankan empat dari lima perampok rumah tauke jagung di Dusun Tampuk Kite, Desa Batu Gun-gun, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi, beserta barang bukti di Mapolres Dairi, Kamis (2/7/2020) sore.
Saat dipamerkan di Mapolres Dairi, tiga di antaranya dalam kondisi wajah babak belur. Informasi dihimpun Tribun Medan, ketiga tersangka sempat dihajar massa.
Kasubbag Humas Polres Dairi, Iptu Donni Saleh mengatakan, pihaknya saat ini tengah memburu satu pelaku lagi, yaitu Iwan Sidabutar (25), warga Simanindo, Kabuaten Samosir.
Keempat pelaku tersebut masing-masing bernama Apriano Pakpahan (25), warga Dusun Tampuk Kite, Desa Batu Gun-gun, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi.
Kemudian Sozaro Zebua (31), warga Simanindo, Kabupaten Samosir, Marulak Simbolon (28), warga Kabupaten Samosir, dan Andi Jonatan Sitohang (22), warga Pangururan, Kabupaten Samosir.
Donni mengatakan, perampokan terhadap rumah tauke jagung bernama Bandar br Tarigan (68) itu terjadi dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, Kamis (2/7/2020).
Empat pelaku, yaitu Sozaro Zebua, Iwan Sidabutar, Marulak Simbolon, dan Andi Jonatan Sitohang, masuk melalui pintu dapur. Pintu dibuka/dirusak menggunakan linggis.
Tak butuh waktu lama, para pelaku menemukan kamar korban. Saat pelaku Sozaro Zebua mengangkat brankas, korban terbangun.
Spontan, pelaku Iwan Sidabutar mendekati korban dan mencekik leher korban, lalu membekap mulut korban sambil menodongkan pisau.
Selanjutnya, Saat akan keluar membawa brankas, korban meronta dan berhasil lepas dari bekapan.
Di saat yang sama, asisten rumah tangga korban terbangun dan keluar kamar.
Melihat ada perampok sedang bersiap-siap kabur bersama brankas majikannya, sang asisten rumah tangga lari bergegas lari keluar rumah dan berteriak minta tolong.
"Karena diteriaki, para pelaku langsung lari, tetapi terpencar. Pelaku yang menunggu di mobil juga kabur karena melihat warga berdatangan," ujar Donni.
Adapun barang bukti yang disita, lanjut Donni, yakni minibus Toyota Avanza BK 1883 MG yang dipergunakan para pelaku, brankas korban berisi uang tunai sekitar Rp5,5 juta, pisau, serta dua helai sarung dan selimut.
"Penahanan keempat tersangka telah dilimpahkan oleh Polsek Tigalingga ke Sat Reskrim Polres Dairi. Satu di antaranya masih berada di RSUD Sidikalang karena mengalami patah tulang paha kaki kiri," tandas Donni.
(cr16/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/perampok-di-dairi-babak-belur.jpg)