Persiapkan “New Normal”, Akhyar Kunjungi MUI Kota Medan
Dengan dukungan MUI Kota Medan, masyarakat diharapkan makin mematuhi protokol kesehatan.
Artinya, pihak keluarga diberi kesempatan berziarah dan mendoakan jenazah, tetapi tetap dalam batas protokol kesehatan.
"Ini dapat menjadi masukan Pemkot Medan karena banyak keluhan masyarakat yang keluarganya meninggal akibat Covid-19, sulit untuk mengurus dan melihat jenazah," ujar Ketua MUI Kota Medan.
Terkait Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru, menurut dia, setiap kecamatan harus memiliki masjid sebagai contoh dalam penerapan protokoler kesehatan.
Artinya, pihak kecamatan dan MUI kecamatan dapat turun ke masjid itu guna menerapkan Protokol Kesehatan bagi warga.
"Warga yang akan masuk masjid diimbau memakai masker. Jika ada warga yang tidak memakai masker, pihak kecamatan bisa membagikan masker kepada warga itu,” ujar Mohd Hatta.
Ia melanjutkan, di pintu masjid juga harus disediakan hand sanitizer atau tempat mencuci tangan. Masjid seperti itu akan menjadi contoh bagi masjid lainnya.
Menurut Mohd Hatta, upaya Pemkot Medan menangani Covid-19 sudah sangat baik. Namun, kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan belum maksimal.
Oleh karena itu, MUI Kota Medan siap membantu Akhyar menyosialisasikan Perwal agar masyarakat lebih sadar dalam menaati protokol kesehatan.
Hadir dalam pertemua itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Medan Impun Siregar, Danramil Medan Kota Mayor Arh Nirmawan, dan para ulama MUI Kota Medan.
Hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan Zain Noval, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Medan Arjuna Sembiring.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kunjungan-akhyar-ke-mui-kota-medan-rabu-172020.jpg)