SMeCK Hooligan Kecam Dualisme PSMS
VIDEO Debat Panas Ketum PSMS Versi RAB dengan Ketum SMeCK Hooligan
Puluhan anggota SMeCK Hooligan itu meminta seluruh Pengurus PSMS yang berada di dalam gedung untuk keluar.
Penulis: Ilham Fazrir Harahap | Editor: M.Andimaz Kahfi
VIDEO Debat Panas Ketum PSMS Versi RAB dengan Ketum SMeCK Hooligan
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Kelompok suporter SMeCK Hooligan menggeruduk Pengurus PSMS versi Rapat Anggota Biasa (RAB) yang sedang menggelar acara Silaturahmi dan Pertemuan dengan Mantan PSMS bertempat di Cafe Wali, Jalan STM, Sabtu (4/7/2020) siang.
Mereka melakukan aksi untuk menolak kepengurusan PSMS versi RAB yang menurut mereka membuat tim Ayam Kinantan dualisme.
Puluhan anggota SMeCK Hooligan itu meminta seluruh Pengurus PSMS yang berada di dalam gedung untuk keluar.
Mereka meminta klarifikasi dan maksud tujuan membentuk kepengurusan baru.
Sambil berteriak dan menyanyikan lagu SMeCK Hooligan, mereka terus meminta Pengurus berbicara.
Kemudian, satu persatu pengurus keluar untuk mendengarkan kemauan SMeCK Hooligan.
Pengurus PSMS meminta perwakilan dari SMeCK Hooligan untuk duduk bareng menjelaskannya.
Namun SMeCK menolak untuk berdialog di dalam.
Ketua Umum PSMS versi RAB pun keluar dan berdialog dengan puluhan anggota SMeCK Hooligan.
"Saya di sini terpilih berdasarkan hasil pemilihan anggota klub PSMS. Tujuan kami di sini untuk menjadikan PSMS klub terbaik di Indonesia. Misi kita, sama dengan kalian, memajukan PSMS," ujar Ardi dihadapan SMeCK Hooligan.
Mendengar penjelasan dari Ketua Adi Saputra, Ketua SMeCK Hooligan yang berdialog secara tetap muka langsung meminta inti dari terbentuknya kepengurusan tersebut.
"Sudah lah intinya saja sampaikan sama kami, apa maksud dan tujuan kalian bentuk pengurus PSMS ini. Kalau kalian mau memajukan PSMS silahkan ke Kebun Bunga duduk bareng, jangan buat konflik seperti ini," kata Lawren.
Menjawab pertanyaan Lawren, Adi mengaku sudah menyurati Gubernur Sumut untuk pembentukan pengurus tersebut.
Namun tidak mau diakui oleh Gubernur.
"Kami sudah sampaikan surat kemarin kepada Gubernur beberapa kali. Tapi tidak mau mengakui. Maksud dan tujuan kami ini untuk memajukan PSMS," jawabnya.
Setelah melakukan aksi debat dengan Pengurus PSMS dan merasa sudah mendapat jawaban, puluhan anggota SMeCK Hooligan pun memilih membubarkan diri.
(lam/tribun-medan.com)