Begini Tradisi Pacaran Orang Rimba, Sekali Putus Tidak Bisa Balikan, hingga Pegang Tangan Kena Denda

Dalam masa pacaran, Orang Rimba mengenal istilah Bekintangon.Yakni tradisi seorang lelaki mengabdi kepada keluarga perempuan selama bertahun-tahun.

Tayang:
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRI BUN-MEDAN.com - Orang Rimba memiliki aturan adat tersendiri, termasuk dalam menjalin hubungan atau berpacaran.

Berbeda dengan millenial, remaja Rimba tak mengenal kebiasaan putus-nyambung, karena bagi mereka, ketika putus semua akan berakhir.

Dalam masa pacaran, Orang Rimba mengenal istilah Bekintangon.

Yakni tradisi seorang lelaki mengabdi kepada perempuan (pujaan hati) dan keluarganya selama bertahun-tahun

Sekali putus, tidak bisa kembali nyambung.

Kisah Wanita 37 Tahun Ini Sudah Divonis Tak Bakal Punya Anak, tapi Tiba-tiba Melahirkan di Toilet

Tiga bulan lalu, Kompas.com naik motor bersama Betuah (19) pada jalan berlubang dekat Desa Air Panas, di kaki Bukit Duabelas, Kabupaten Sarolangun, Jambi, anak muda Rimba itu tiba-tiba berhenti, dan menatap serombongan Orang Rimba yang lewat.

Tampak ada tiga orang anak kecil dan dua orang dewasa.

Tapi Betuah menatap semak dalam-dalam. Rupanya dalam semak itu ada Bepawal.

"Aku tidak melihat semak Bang. Jangan bilang aku gila."

"Aku melihat Bepawal. Orang Rimba remaja, harus bersembunyi kalau ketemu orang asing," kata Betuah kepada Kompas.com dengan tatapan kosong.

Sepanjang jalan menuju rumah H Jaelani atau Tumenggung Tarib di Desa Paku Aji, Betuah bercerita suka duka dalam menjalankan Tradisi Bekintangon di keluarga Bepawal (18) yang doyan tinggal di kebun sawit.

Tradisi Bekintangon

Tradisi Bekintangon adalah pengabdian dalam berpacaran.

Betuah sudah dua tahun menjalani tradisi itu, yakni tinggal dan membantu calon mertua atau ayah perempuan yang dicintainya, dalam segala urusan pekerjaan tanpa pamrih.

Pekerjaan dimaksud di antaranya menyadap karet, berladang atau bermalom, mencari jernang, dan berburu.

"Saya membantu semua pekerjaan (ayah) perempuan yang disayang."

Perjuangan Denada Cari Tempat Tinggal di Singapura, Berpindah-pindah Sebelum Dapat Apartemen

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved