Seorang Ibu Kesal dan Bunuh Anaknya Karena Terus Bermain Handphone

Jenazah itu kemudian ditemukan di sebuah kotak kardus besar yang berlokasi di garasi tetangganya, sekitar lima meter dari rumah.

BBC
Ilustrasi anak bermain ponsel. 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang ibu di Brasil dilaporkan membunuh sang anak yang berusia 11 tahun, karena dia kesal anaknya terus bermain ponsel.

Berdasarkan laporan media setempat, Alexandra Dougokenski menjadi gambaran dari "orangtua sempurna" untuk sang anak, Rafael.

Tetapi pada Kamis pekan lalu (2/7/2020), dia ditangkap oleh polisi setelah mengaku membunuh bocah berusia 11 tahun tersebut.

Pembunuhan itu terjadi beberapa pekan setelah Rafael merekam sebuah puisi yang ditujukan untuk Alexandra, menunjukkan bagaimana dia menyayanginya.

Dilaporkan Daily Mail, Rafael berterima kasih kepada sang ibu karena sudah merawat dia dan saudaranya. Bagaimana senyum ibunya berarti segalanya untuknya.

Alexandra Dougokenski, seorang ibu asal Brasil yang ditangkap karena membunuh anaknya sendiri, Rafael, karena kesal sang anak bermain ponsel hingga larut malam.
Alexandra Dougokenski, seorang ibu asal Brasil yang ditangkap karena membunuh anaknya sendiri, Rafael, karena kesal sang anak bermain ponsel hingga larut malam. (CEN/Alexandra Batista via Daily Mirror)

Video Detik-detik Mobil Tabrak Pengendara Sepeda Motor Hingga Tercampak

Imbas Covid-19 di Sektor Properti, Kadin Melihat Peluang bagi Konsumen

Perempuan berusia 33 tahun itu awalnya sempat berkilah bahwa Rafael kabur dari rumah, setelah keduanya bertengkar karena perilaku anaknya.

Polisi kemudian menggelar pencarian dengan mengerahkan anjing pelacak, dan mengantongi keterangan dari keluarga dan teman yang gelisah.

Ketika pencarian gagal menemukan Rafael, baru Alexandra kemudian mengaku dan menjabarkan dia membunuh anaknya karena dilanda kemarahan.

Perempuan itu mengungkapkan, dia "tidak bisa lagi hidup dengan kebohongan, dan dia mengaku perlu "melepaskan beban" pada nuraninya.

Media Brasil memberitakan dilansir Daily Mirror Selasa (7/7/2020), Alexandra membunuh Rafael karena bocah itu terus bermain ponsel hingga larut malam.

Dia kemudian menunjukkaan di mana dia menyembunyikan jenazah Rafael, sekitar 10 hari sejak hilang dalam insiden di Planato, Rio Grande do Sul.

Jenazah itu kemudian ditemukan di sebuah kotak kardus besar yang berlokasi di garasi tetangganya, sekitar lima meter dari rumah.

Jenazah yang sudah membusuk itu dilaporkan dimasukkan ke dalam kardus dan dibungkus selimut, dengan plastik ditaruh di kepala.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ibu Ini Bunuh Anaknya karena Terus Bermain Ponsel"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved