Update Covid19 Sumut 18 Juli 2020
Melonjak 147 Kasus, Total Pasien Covid-19 di Sumut Berjumlah 2923, Sembuh 39 Orang
Peningkatan juga terjadi pada pasien sembuh dari virus corona yaitu bertambah sebanyak 39 orang.
Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Tertinggi dalam sehari pasien positif Covid-19 di Sumut tercatat bertambah 147 kasus baru hingga Sabtu (18/7/2020) pukul 16.00 WIB.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Sumut Mayor Kes dr Whiko Irwan menerangkan, total pasien terpapar virus Corona berjumlah 2923 orang di Sumut.
"Update data Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara hingga 18 Juli 2020, pasien Positif Metode PCR bertambah 217 kasus baru dengan total berjumlah 2923 Orang," ungkapnya saat konferensi pers.
Pasien positif aktif Covid19 yang saat ini dirawat di rumah sakit yang ada di Sumut berjumlah 2083 pasien.
Peningkatan juga terjadi pada pasien sembuh dari virus corona yaitu bertambah sebanyak 39 orang.
• GTPP Covid-19 Sumut Masifkan Testing, Tracing dan Treatment Tekan Penyebaran Virus Corona
"Pasien meninggal dunia akibat positif virus corona bertambah tiga orang menjadi 146 orang. Sementara pasien sembuh total menjadi 694 orang," tutur Whiko.
Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami pengurangan sebanyak 12 orang dalam sehari.
"Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 319 Orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 2415 orang," ungkap Whiko
Whiko menyebutkan penyebab dari melonjaknya angka ini disebabkan masifnya pemeriksaan yang dilakukan pihaknya.
• Gubernur Edy Harap Pertumbuhan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19 Tekankan 6 Strategi Extraordinary
"Kita dapatkan beberapa kali melonjaknya angka kasus positif Covid-19 di Sumatera Utara yang ada saat ini. Hal ini salah satunya karena masifnya pemeriksaan swab PCR dan rapid test yang dilakukan Gugus Tugas di Sumatera Utara. Yang dilakukan baik di rumah maupun di lokasi lainnya," tuturnya.
Whiko membeberkan masifnya pemeriksaan ini sebagai cara menuju tatanan hidup baru (new normal life) yang akan direalisasi di seluruh kabupaten dan kota di Sumut.
"Hal ini sebagai salah satu syarat formal yang akan dipenuhi yang di antaranya transmisi Covid-19 dan kemampuan sistem kesehatan dalam mengidentifikasi dan mengisolasi para penderita Covid19. Pemerintah provinsi Sumatera Utara ekstra hati-hati menetapkan kebijakan new normal setelah mendapatkan masukan dari para pakar dan akademisi," ungkapnya.
Ia menegaskan, penambahan pasien terpapar virus Corona masih terus terjadi di Sumut.
• Okupansi Hotel Membaik, di Lokasi Wisata Capai 50 Persen saat Akhir Pekan
Untuk itu ia meminta agar masyarakat tetap patuh mengikuti protokol kesehatan.
"Saudara-saudara sekalian ini gambaran yang sangat tegas yang bisa kita lihat bahwa penambahan kasus baru masih terus terjadi. Pembawa virus ini masih berada di tengah-tengah kita, inilah yang berkali-kali disebutkan sebagai orang tanpa gejala," beber Whiko
"Sedangkan di dalam tubuhnya membawa virus. Oleh karena itu mencuci tangan menggunakan sabun adalah cara yang paling bagus untuk kemudian memberikan kemungkinan cemaran dari orang tanpa gejala ini misalnya yang mengenai benda-benda di sekitarnya bisa terhindar," pungkasnya.(vic/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/juru-bicara-gugus-tugas-pemprov-sumut-mayor-kes-dr-whiko-irwan.jpg)